25 RW di Depok Terapkan Pembatasan Sosial Kampung Siaga Covid-19

25 RW di Depok Terapkan Pembatasan Sosial Kampung Siaga Covid-19
Wali Kota Depok Mohammad Idris saat melakukan sidak ke Stasiun Depok Baru, 31 Oktober 2016. (Foto: BeritaSatu Photo/Bhakti Hariani)
Bhakti Hariani / CAH Jumat, 5 Juni 2020 | 18:21 WIB

Depok, Beritasatu.com - Sebanyak 25 RW di Kota Depok, Jawa Barat, diterapkan pembatasan sosial kampung siaga (PSKS). Hal ini tertuang dalam Keputusan Walikota Depok Nomor 443/235/Kpts/Dinkes/Huk/2020 dan Peraturan Wali Kota Depok Nomor 37 Tahun 2020 Pedoman Pembatasan Sosial Berskal Besar Secara Proporsional Sesuai Level Kewaspadaan Sebagai Persiapan Pelksanan Adaptssi Kebiasaan Baru untuk Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 Kota Depok.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok Mohammad Idris, Jumat (5/6/2020) di Depok, Jawa Barat mengatakan, hasil evaluasi kasus konfirmasi positif di setiap RW pada kelurahan dengan jumlah kasus sama dengan atau lebih dari enam di Kota Depok maka diterapkan PSKS.

Pembatasan Sosial Kampung Siaga Covid-19 (PSKS Covid-19) merupakan pembatasan sosial pada level Kampung
Siaga Covid-19 berbasis Rukun Warga (RW) yang dikategorikan zona merah atau memiliki agregat kasus positif Covid-19 tinggi. Ini dilakukan untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 dengan pengaturan dan protokol yang ditetapkan.

Baca JugaPemkot Depok Ajukan PSBB Proporsional kepada Pemprov Jabar

Diungkap Idris, mekanisme penentuan wilayah PSKS dilakukan dengan cara mengidentifikasi kelurahan dengan kasus konfirmasi positif Covid-19 ≥ 6, menentukan Kampung Siaga Covid-19 yang akan ditetapkan menjadi wilayah PSKS dari Rukun Warga (RW) yang memiliki kasus konfirmasi positif

Upaya penanganan dan pencegahan pada saat PSKS Covid-19 ditetapkan pada suatu wilayah Rukun Warga
(RW) dilakukan melalui cara tahap persiapan yakni dengan pelacakan kontak kasus positif, sosialisasi dan edukasi masyarakat dalam PSKS Covid-19, musyawarah solidaritas sosial masyarakat.

Baca Juga: Mal di Depok Buka 16 Juni

Sedangkan tahap pencegahan dan penanganan berupa sterilisasi ruang, rumah, fasilitas sosial dan fasilitas umum pada lokasi PSKS Covid-19, pelaksanaan rapid test dan/atau swab PCR, pemeriksaan dan pelayanan kesehatan, isolasi rumah sakit bagi kasus konfirmasi positif Covid-19 atau kasus terduga Covid-19 yang sebelumnya melakukan isolasi mandiri.

"RW yang terkena PSKS juga akan mendapatkan bantuan logistik, pemberian kebutuhan masker, sarung tangan dan hand sanitizer," kata Idris.

RW yang diterapkan PSKS, lanjut Idris juga akan mendapatkan tahap pendampingan berupa penguatan masyarakat menghadapi pandemi Covid-19, pelayanan konsultasi psikologi, pelayanan pembelajaran bagi anak-anak. 

Ini 25 RW di Depok yang Diterapkan PSKS

Kecamatan Pancoranmas

Depok Jaya: RW 1, 4 dan 13
Pancoranmas: RW 7 dan 20
Depok: RW 17 dan 7
Rangkapanjaya Baru: RW 6
Mampang: RW 8

Kecamatan Cimanggis 
Pasir Gunung Selatan: RW 6
Mekarsari: RW 6
Cisalak Pasar: RW 2
Tugu: RW 8
Kecamatan Tapos 
Sukatani: RW 9 dan 11
Cilangkap: RW 14
Jatijajar: RW 7
Kecamatan Sukmajaya
Mekarjaya: RW 6, 5 dan 8
Kecamatan Cipayung :
Ratujaya: RW 5 dan 2
Kecamatan Cilodong :
Sukamaju: RW 4 dan 9
Kecamatan Beji :
Tanah Baru: RW 11



Sumber: BeritaSatu.com