Masyarakat Jangan Panik Urus Perpanjangan SIM

Masyarakat Jangan Panik Urus Perpanjangan SIM
Ilustrasi pelayanan SIM keliling. (Foto: Beritasatu Photo / Mohammad Defrizal)
Bayu Marhaenjati / CAH Senin, 8 Juni 2020 | 13:25 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, meminta kepada masyarakat agar tidak panik mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM). Polisi telah memberikan dispensasi waktu sehinga tidak terjadi penumpukan atau lonjakan pemohon di kantor Satuan Pelayanan Administrasi (Satpas) dan unit pelayanan lainnya.

Kasie SIM Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Lalu Hedwin mengimbau, masyarakat diharapkan memahami kondisi meningkatnya jumlah pemohon belakangan ini karena Polri tidak membuka pelayanan pada masa pandemi Covid-19, Maret hingga Mei. Masyarakat juga harap maklum karena harus menjalankan protokol kesehatan yang ketat ketika mengurus perpanjangan SIM, di kantor Satpas.

"Ketiga masyarakat tidak perlu panik, karena kami sedang mengajukan dispensasi. Di masa awal kan dispensasi sampai akhir bulan (Juni), tapi kami akan ajukan agar dispensasi diperpanjang," ujar Lalu Hedwin, Senin (8/6/2020).

Baca JugaAntrean Perpanjangan SIM, Polisi Imbau Pemohon Atur Waktu

Dikatakan Lalu, saat ini dispensasi waktu bagi pemohon yang habis masa aktif SIM mulai 17 Maret hingga 29 Juni. "Kami sedang evaluasi dan ajukan ke Korlantas untuk dapat perpanjangan pelaksanaan dispensasi, jadi mungkin bisa di bulan depannya lagi," ungkapnya.

Lalu Hedwin menyampaikan, berdasarkan pantauan saat ini pemohon SIM lebih teratur dibanding pekan lalu.

"Jumlahnya rata-rata agak menurun daripada minggu kemarin. Kemungkinan karena beberapa kantor di Jakarta sudah mulai buka dan beraktivitas. Ya masih cukup banyak, tapi dibandingkan minggu kemarin sudah lebih turun di pagi hari ini," katanya.

Menurut Lalu Hedwin, pihaknya masih menerapkan sistem kuota sesuai kapasitas ruang pelayanan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat di kantor Satpas.

Baca JugaPemohon Membeludak, Dispensasi Perpanjangan SIM Dipertimbangkan

"Kami mengantisipasi bergantian. Bagi yang mendapat nomor urut besar, kami arahkan siang hari datang kembali. Jadi relatif lebih sedikit dibanding minggu kemarin. Sistem masih perkuota karena kapasitas ruang tunggu masih harus menyesuaikan dengan protokol kesehatan. Sampai saat ini jumlah pemohon terbanyak masih di Daan Mogot," jelasnya.

Lalu Hedwin mengungkapkan, Polri juga sedang berkoordinasi dengan Pemprov DKI agar bisa membuka gerai SIM di pusat perbelanjaan. Sehingga konsentrasi pemohon yang menumpuk di kantor Satpas bisa terbagi.

"Gerai SIM posisinya ada di pusat perbelanjaan dan mal. Sementara saat ini memang mal belum dibuka, tetapi kami dari Dirlantas Polda Metro Jaya sedang mengajukan dan bersurat kepada Pemprov DKI untuk bisa menjalankan atau membuka pelayanan publik di lokasi gerai tersebut. Supaya konsentrasi masyarakat terpecah. Jadi kami minta izin kepada Pemprov DKI, sebelum mal dibuka kami buka dulu untuk pelayanan," tandasnya.



Sumber: BeritaSatu.com