Ojol di Depok Belum Boleh Angkut Penumpang

Ojol di Depok Belum Boleh Angkut Penumpang
Motor melintas di Jalan Margonda, Depok. (Foto: Suara Pembaruan / Bhakti Hariani)
Bhakti Hariani / FMB Selasa, 9 Juni 2020 | 18:31 WIB

Depok, Beritasatu.com - Ojek online (ojol) di Kota Depok, Jawa Barat masih dilarang mengangkut penumpang, sebab kota ini masih menerapkan PSBB proporsional sampai 2 Juli 2020.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok Dadang Wihana menjelaskan Kota Depok tengah menuju transisi new normal wabah virus corona.

"Saat ini kami masih PSBB, dengan istilah PSBB Proporsional, saat ini baru pada tahapan transisi atau persiapan menuju adaptasi kebiasaan baru (AKB)," kata Dadang di Depok, Jawa Barat, Selasa (9/6/2020).

Lebih lanjut diungkap Dadang, ojol di Kota Depok belum bisa mengangkut penumpang karena wilayah Depok masih menerapkan PSBB Proposional. Sehingga penyebaran kasus Covid-19 bisa berkurang dan bisa menjalani AKB di Depok.

"Belum masuk pada masa AKB. Untuk kapan diperbolehkan angkut penumpang tergantung perkembangan level kewaspadaan," kata Dadang.

Mengenai antisipasi ojol yang mengangkut penumpang dari Jakarta ke Depok, Dadang menjawab, kebijakan itu ada di lintas provinsi dan pusat.

Sementara itu, pengemudi ojol di Depok, Sulaiman Al Gamah, mengaku iri dengan pengemudi ojol di Jakarta yang sudah bisa mengangkut penumpang.

"Tapi kami menunggu saja keputusan dari pihak perusahaan ojol. Kami hanya bisa berdoa dan terus berdoa agar ojol di Depok bisa narik penumpang lagi. Semoga pandemi corona segera usai," tutur Sulaiman yang biasa mangkal di wilayah Mampang, Depok ini. 



Sumber: BeritaSatu.com