50 Bus Urai Penumpukan Penumpang KRL di Stasiun Bogor

50 Bus Urai Penumpukan Penumpang KRL di Stasiun Bogor
Ratusan calon penumpang KRL Commuter Line mengantre menuju pintu masuk Stasiun Bogor di Jawa Barat, Senin 8 Juni 2020. Antrean panjang calon penumpang tersebut terjadi saat dimulainya aktivitas perkantoran di Jakarta di tengah masa transisi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pandemi Covid-19. (Foto: Antara Foto / Arif Firmansyah)
/ BW Senin, 15 Juni 2020 | 09:49 WIB

Bogor, Beritasatu.com – Penumpukan penumpang kereta rel listrik (KRL) di Stasiun Bogor diurai dengan 50 bus gratis menuju berbagai stasiun di Jakarta, Senin (15/6/2020).

Dari pantauan di Stasiun Bogor, bus bantuan gratis tersebut disiapkan di Jalan Mayor Oking. di sebelah Stasiun Bogor dan mulai berangkat ke Jakarta pada pukul 05.20 WIB.

Dari 50 unit bus tersebut, 30 di antaranya miliki Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, 10 unit bus dari Perusahaan Daerah Jasa Transportasi (PDJT), dan 10 bus dari Pemerintah Kota Bogor.

Bus bantuan tersebut membawa penumpang KRL dari Bogor menuju ke Jakarta dengan tujuan ke Stasiun Tebet, Stasiun Manggarai, Stasiun Sudirman, Stasiun Juanda, dan Stasiun Tanah Abang.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat meninjau Stasiun Bogor mengatakan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyediakan 50 unit bus. Sebanyak 30 unit di Stasiun Bogor, lima unit bus di Stasiun Cilebut, lima unit bus di Stasiun Bojonggede, dan 10 unit bus di stasiun lainnya.

Menurut Anies Baswedan, bantuan bus gratis ini untuk membantu penumpang KRL agar tidak menumpuk dan berdesak-desakan antre di stasiun pada jam berangkat kerja dan pada jam pulang kerja.

Anies menambahkan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga mengupayakan mengurai kepadatan penumpang KRL dengan membuat jam kerja dalam dua shift, yakni pukul 07.30 WIB dan pukul 10.00 WIB.

"Pembagian jam kerja ini dimulai di instansi pemerintah dan akan diluaskan ke perusahaan swasta," katanya.

Pada hari pertama bantuan bus gratis, calon penumpang KRL banyak berminat naik bus, sehingga dalam waktu singkat, bus sudah penuh dan langsung berangakat.

Bus bantuan yang disediakan, umumnya dengan kapasitas 34 sit dan sebagian 55 sit, yang diisi separuhnya. Berdasarkan jadwal yang diperoleh, bus akan berangkat dari Stasiun Bogor pada Senin pagi, dan dari stasiun-stasiun di Jakarta menuju Bogor pada Jumat sore.



Sumber: ANTARA