Pekerja Positif Covid-19, Mitra 10 di Kota Bogor Diminta Tutup Sementara

Pekerja Positif Covid-19, Mitra 10 di Kota Bogor Diminta Tutup Sementara
Swalayan Mitra 10 di Jalan Soleh Iskandar, Tanah Sareal, Kota Bogor tutu sementara pascapekernya dinyatakan positif Covid-19, Rabu, 17 Juni 2020. (Foto: Beritasatu.com/Vento Saudale)
Vento Saudale / CAH Rabu, 17 Juni 2020 | 21:25 WIB

Bogor, Beritasatu.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor meminta pengelola ritel alat bangunan dan perlengkapan rumah, Mitra 10, yang berlokasi di Jalan Sholeh Iskandar, Tanah Sareal, untuk menutup sementara operasionalnya selama 14 hari.

Hal itu dikatakan Wali Kota Bogor Bima Arya saat meninjau langsung sterilisasi dengan penyemprotan disinfektan Mitra 10 yang berada di Jalan Soleh Iskandar, Tanah Sareal, Kota Bogor. Ia menyatakan bila dampak dari dinyatakannya tiga orang positif, sebanyak 74 orang pun dinyatakan berstatus sebagai orang dalam pemantauan (ODP).

Baca JugaTiga Pekerja Mitra 10 Bogor Terinfeksi Covid-19

"Besok kami akan melakukan swab di sini dan untuk menjaga tidak ada penyebaran lagi, kami meminta agar toko ini ditutup selama 14 hari ke depan," tegas Bima, Rabu (17/6/2020).

Selain meminta untuk menutup Mitra 10, Bima juga meminta rekaman kamera pengamat (circuit closed television/CCTV) yang ada di toko untuk melakukan pemantauan apakah protokol kesehatan sudah dijalankan dan melakukan tracing lebih lanjut.

"CCTV ini juga bisa menunjukkan penyebaran virus dan kontaminasinya dimana saja," jelas Bima.

Selain itu, pascakejadian ini, Pemkot Bogor yang saat ini tengah menunggu dan menyusun jadwal dibukanya pusat perbelanjaan, meminta kepada seluruh pusat perbelanjaan yang ingin membuka usahanya agar segera menggelar Rapid test bagi seluruh karyawannya.

Bima menilai, sesuai ketentuan, setiap usaha yang akan kembali beroperasi harus dilakukan uji sampel kepada setiap pekerja. Hal itu merupakan bentuk upaya pencegahan apabila tempat usaha itu aman dari paparan virus.

Sejauh ini di Kota Bogor baru 3.500 orang melakukan swab test. Bima menyebut, bila pemkot mempunyai target melakukan 8.000 uji sampel hingga akhir Juni. Sehingga masih diperlukan sekitar 4.000 hingga 5.000 covid tes yang akan diupayakan melalui bantuan atau dana belanja tidak terduga Pemkot Bogor.



Sumber: BeritaSatu.com