PLN Percepat Pembangunan SUTET 500 KV Tanjung Priok - Muara Tawar

PLN Percepat Pembangunan SUTET 500 KV Tanjung Priok - Muara Tawar
Saluran udara tegangan ekstra tinggi (SUTET). (Foto: Antara)
Carlos Roy Fajarta / RSAT Selasa, 30 Juni 2020 | 23:37 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Barat (PLN UIP JBB) dan Kawasan Berikat Nusantara (PT KBN) menjalin kerja sama terkait penggunaan tanah industri untuk mempercepat pembangunan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 500 kV Tanjung Priok - Muara Tawar.

"Kerja sama ini berlaku selama 30 tahun ke depan terhitung sejak Juni 2020. Harapannya dengan kerja sama ini dapat memberikan dampak signifikan terhadap kelancaran pembangunan infrastruktur kelistrikan," ujar General Manager PLN UIP JBB, Ratnasari Sjamsuddin dalam keterangan tertulis, Selasa (30/6/2020).

Ratnasari menyebutkan tanah seluas 1.125 meter persegi di lahan C.03 KBN Marunda ini akan dimanfaatkan untuk pembangunan lima tower (T.42 - T.46) SUTET 500 kV Tanjung Priok - Muara Tawar.

“Sebagai salah satu unit yang bergerak di konstruksi infrastruktur kelistrikan, PLN UIP JBB berkomitmen untuk terus bergerak dan mewujudkan pembangunan yang andal sesuai dengan mandat pemerintah,” tambah Ratnasari.

Apalagi, jalur proyek transmisi Tanjung Priok - Muara Tawar merupakan bagian dari proyek Looping Jakarta yang sangat krusial dan penting untuk meningkatkan keandalan listrik di Pulau Jawa, khususnya DKI Jakarta.

"Transmisi ini akan membawa energi murah dari pembangkit-pembangkit listrik di bagian utara Jawa, sehingga dapat menekan biaya pokok penyediaan tenaga listrik serta menyumbang keberhasilan pembangunan jalur transmisi sebagai wujud percepatan program 35.000 MW untuk Indonesia," kata Ratnasari.

Penandatanganan kerja sama yang dilaksanakan pada Kamis (25/6/2020) itu dilakukan Ratnasari bersama Direktur Utama PT KBN HM Sattar Taba.

Dalam kurun empat bulan terakhir, PLN UIP JBB melakukan percepatan pembangunan listrik di berbagai lokasi seperti pemberian tegangan (energize) pada 9 proyek. Di antaranya adalah Gistet 500 kV Tambun 2, Sutet 500 kV Tambun 2 Incomer, Gas Insulated Substation (GIS) 150 kV Bogor Kota, Gardu Induk Kedung Badak, SKTT Kedung Badak - Bogor Kota, SKTT 150 kV Semanggi Timur - Mampang Sirkit I,  GIS 150 kV Gandaria II, serta GIS 150 kV Jatiwaringin.

 

 



Sumber: BeritaSatu.com