Anies Baswedan: Incident Rate Covid-19 Selama Masa Transisi Terkendali

Anies Baswedan: Incident Rate Covid-19 Selama Masa Transisi Terkendali
Anies Baswedan. (Foto: Istimewa)
Yustinus Paat / Hotman Siregar / JAS Rabu, 1 Juli 2020 | 22:52 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memaparkan bahwa hasil pantauan yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan bahwa incident rate Covid-19 di Jakarta selama masa transisi atau selama Juni 2020 relatif terkendali. Kegiatan pengujian (testing) yakni jumlah orang sudah menjalani uji Covid-19 mencapai 7,6 persen kemudian jumlah tes polymerase chain reaction (PCR) 14.258 per 1 juta penduduk.

"Hasil testing kita sudah di atas yang diharuskan dari WHO. WHO mengharuskan bahwa sebuah wilayah harus melakukan 1.000 tes per 1 juta penduduk. Jakarta dengan 11 juta penduduk maka harus melakukan 11.000 tes per minggu dan di DKI paling tidak minggu terakhir ini 14.000 testing per 1 juta penduduk," ujar Anies dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (1/7/2020).

Angka terakhir, kata Anies, terkait dengan perkembangan di Jakarta per 30 Juni indikator bila ditotal skor di atas 70, maka boleh dilakukan pelonggaran. Ada tiga unsur yang menjadi acuan yakni epidemiologi, kesehatan masyarakat, fasilitas kesehatan.

"Unsur epidemiologi skornya 75, kesehatan publik skornya 54 dan faskes skornya 83. Sehingga total skor di DKI 71," kata Anies Baswedan.

Bila dibandingkan dengan kondisi masa PSBB lalu, angka faskes di Jakarta berubah. Bulan lalu 100 dan saat sekarang 83.