Pemprov DKI Lanjutkan Aktivitas di 32 Titik CFD

Pemprov DKI Lanjutkan Aktivitas di 32 Titik CFD
Warga mengikuti kegiatan hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) atau car free day (CFD), Minggu (21/6/2020). (Foto: Suara Pembaruan / Bernadus Wijayaka)
Yustinus Paat / CAH Jumat, 3 Juli 2020 | 21:54 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tetap akan melanjutkan aktivitas olahraga di 32 titik di Jakarta pengganti Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di Sudirman-Thamrin pada Minggu, 5 Juli 2020 mendatang. Ke-32 titik dipilih untuk mencegah terjadi kerumunan dan penumpakan aktivitas olahraga di suatu tempat.

"Tetap dilakukan," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Syafrin Liputo saat dihubungi, Jumat (3/7/2020).

Syafrin mengatakan ke-32 titik tersebut namanya bukan lagi kawasan CFD, tetapi kawasan khusus pesepeda. Menurut Syafrin, nama tersebut dipilih karena sepeda secara filosofis, tidak pernah berhenti dan terus bergerak

"Kami harapkan warga yang berolahraga di kawasan khusus pesepeda juga terus bergerak untuk optimalkan waktu yang hanya 3 jam dibuka di ruang publik ini untuk berolahraga sekaligus meraka dilatih untuk menerapkan protokol kesehatan secara kolektif," terang dia.

Baca JugaDKI Masih Temukan Pelanggaran Protokol PSBB di CFD

Penerapan protokol kesehatan secara kolektif, kata Syafrin, bisa menjadi tradisi baru warga DKI menuju normal baru. Selama masa PSBB, tutur dia, warga sudah melatih diri untuk disiplin secara personal dengan menerapkan protokol kesehatan.

Olehraga di 32 kawasan pesepeda selama masa transisis, menurut dia, menjadi kesempatan untuk melatih kedisiplinan kolektif menerapkan protokol kesehatan.

"Nah, aktivitas di 32 kawasan pesepeda bisa melatih kebisaan individu menjadi kebiasaan kolektif. Inilah yang diharapakan menjadi tradisi baru. Jadi itu ruang publik untuk warga sekaligus mengedukasi untuk menerapkan protokol kesehatan secara kolektif," ungkap dia.

Baca JugaSuasana CFD di Benyamin Sueb Terpantau Lengang

Meskipun, Syafrin mengakui masih ada sejumlah warga yang melakukan pelanggaran penerapan protokol kesehatan saat 32 kawasan pesepeda dibuka pada Minggu, 28 Juni 2020. Pihaknya, kata Syafrin, akan meningkatkan pengawasan di 32 kawasan pesepeda tersebut.

"Jadi kemarin itu anggota kita hampir 2.000 orang (untuk melakukan pengawasan). Dari kepolisian 500, TNI juga dan dari Satpol PP 775 orang," pungkas dia.



Sumber: BeritaSatu.com