Rencana Digelar Minggu, Polisi Tidak Keluarkan Izin Apel Siaga PA 212

Rencana Digelar Minggu, Polisi Tidak Keluarkan Izin Apel Siaga PA 212
Kombes Yusri Yunus. (Foto: Antara)
Gardi Gazarin / RSAT Sabtu, 4 Juli 2020 | 20:36 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Polda Metro Jaya tidak akan menerbitkan Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) terkait kegiatan “Apel Siaga Ganyang Komunis” yang rencananya digelar di Lapangan Ahmad Yani, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (5/7/2020). Apel siaga itu rencananya dilaksanakan oleh Persaudaraan Alumni 212 (PA 212), Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama, dan organisasi kemasyarakatan lainnya.

Polda Metro Jaya membenarkan pihaknya telah menerima pemberitahuaan kegiatan tersebut. "Pemberitahuannya sudah ada, tapi kita tidak mengeluarkan STTP. Namun pihaknya tetap mempersiapkan pengamanannya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Jakarta, Sabtu (4/7/2020).

Yusri mengatakan pengaman akan dilakukan di tingkat Polres, karena peserta aksi hanya menggelar apel siaga. "Tidak ada agenda keliling atau long march," ujar Kombes Yusri.

Kepolisian mengingatkan peserta apel siaga kegiatan itu tetap mengikuti aturan sesuai undang-undang dalam menyampaikan pendapat di muka umum. Mereka juga harus mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah mengingat masih masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi.

Yusri mengingatkan panitia pelaksana apel untuk tetap menjaga ketertiban dan protokol kesehatan. Sekarang masih PSBB transisi, tidak ada ramai-ramai berkumpul. "Apalagi bakar-bakaran, pasti kita tangkap," tegas Yusri.

Untuk itu pihaknya menegaskan dan meminta tidak boleh lagi ada aksi pembakaran atribut atau bendera salah satu partai politik. "Kegiatannya kan cuma apel siaga, kita harapkan tidak ada bakar-bakaran. Mereka demo, petugas mengamankan saja apel siaga itu," tambah Yusri.

Ditambahkan, pihak kepolisian juga akan menyiapkan skenario pengalihan arus secara situasional. Pengalihan akan dilakukan disesuaikan dengan kondisi arus lalu lintas saat kegiatan apel agar tidak terjadi penumpukan kendaan di sekitar lokasi.



Sumber: BeritaSatu.com