12 Kelurahan di Kota Depok Tanpa Kasus Positif Covid-19

12 Kelurahan di Kota Depok Tanpa Kasus Positif Covid-19
Wali Kota Depok Mohammad Idris saat meninjau masjid di Depok, Jawa Barat, Kamis (6/4/2020). (Foto: Beritasatu Photo / Bhakti Hariani)
Bhakti Hariani / CAH Senin, 6 Juli 2020 | 20:47 WIB

Depok, Beritasatu.com - Sebanyak 12 kelurahan di Kota Depok, Jawa Barat dinyatakan tidak memiliki kasus positif Covid-19. 12 kelurahan tersebut adalah Kelurahan Limo, Kelurahan Tirtajaya, Kelurahan Meruyung, Kelurahan Pondok Jaya, Kelurahan Kedaung, Kelurahan Harjamukti, Kelurahan Krukut, Kelurahan Pangkalan Jati, Kelurahan Duren Mekar, Kelurahan Duren Seribu, Kelurahan Bojongsari Lama, dan Kelurahan Bojongsari Baru.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok Mohammad Idris di Depok, Jawa Barat, Senin (6/7/2020) mengatakan bahwa kondisi ini harus dipertahankan agar tidak muncul kasus-kasus baru di wilayah tersebut.

Mohammad Idris menyebutkan, dari belasan wilayah tersebut Kelurahan Limo memiliki perkembangan yang pesat, dengan kasus sembuh sebanyak 16 orang. Selanjutnya, disusul Kelurahan Tirtajaya sebanyak delapan kasus, Kelurahan Meruyung tujuh kasus, dan Kelurahan Pondok Jaya lima kasus.

Baca JugaPersentase Kesembuhan Covid-19 di Depok Capai 70,50%

Lebih lanjut diungkap Idris, bagi kelurahan lainnya yang masih memiliki kasus positif, diminta untuk terus melakukan upaya pencegahan, pendeteksian, dan penanganan atau respons. Diantaranya dengan mendorong pasien isolasi mandiri agar dapat melakukan isolasi di rumah sakit.

"Hal ini dilakukan untuk mencegah penularan pada lingkungan keluarga dan orang-orang yang kontak erat dengan yang bersangkutan," ujar Idris.

Tambahan Kasus

Selanjutnya hingga Senin (6/7/2020), perkembangan pasien sembuh Covid-19 hari ini bertambah delapan orang. Dengan demikian total pasien sembuh menjadi 572 orang atau 70,36 persen dari seluruh kasus konfirmasi positif yang ada.

Sementara kasus konfirmasi positif bertambah sebanyak 13 kasus. Penambahan tersebut berasal dari tindaklanjut program rapid test Kota Depok yang ditindaklanjuti dengan swab dan PCR di Laboratorium RS UI sebanyak delapan kasus, tiga kasus merupakan hasil pemeriksaan dari Laboratorium Kesehatan Kota Depok (Labkesda), dan dua kasus lainnya berasal dari informasi Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta serta hasil pemeriksaan dari Lembaga Biologi Molekuler Eijkman.

Baca JugaPenularan Covid-19 Depok Lebih Tinggi dari Bogor dan Bekasi

"Dengan penambahan ini, maka total pasien konfirmasi positif sebanyak 813 orang dan pasien yang meninggal dunia 35 orang," ungkap Idris.

Sedangkan untuk orang tanpa gejala (OTG) yang selesai pemantauan hari ini pun bertambah lima orang dan orang dalam pemantauan (ODP) dua orang. Sedangkan pasien dalam pengawasan (PDP) yang selesai pengawasan bertambah satu orang.

"Untuk PDP yang meninggal saat ini berjumlah 118 orang atau tidak terdapat penambahan dibanding hari sebelumnya. Meski begitu, status PDP ini merupakan pasien yang belum bisa dinyatakan positif atau negatif, karena harus menunggu hasil PCR, yang datanya hanya dikeluarkan oleh Public Health Emergency Operating Center (PHEOC) Kemenkes RI," tutur Idris.



Sumber: BeritaSatu.com