Naik-Turun Pengguna KRL Stasiun Bekasi Diatur Kembali

Naik-Turun Pengguna KRL Stasiun Bekasi Diatur Kembali
Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meminta pengelola Stasiun Bekasi agar mengarahkan pengguna KRL menuju ke Jalan Pusdiklat, sebagai tempat naik dan turun angkutan umum. (Foto: Beritasatu Photo / Mikael Niman)
Mikael Niman / JAS Selasa, 7 Juli 2020 | 19:43 WIB

Bekasi, Beritasatu.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi meminta pengelola Stasiun Bekasi agar mengatur pergerakan pengguna kereta rel listrik (KRL). Tujuannya, agar tidak terjadi penumpukan kendaraan di Jalan Raya Perjuangan, Bekasi Utara, saat pengguna KRL naik dan turun kendaraan umum menuju ke Stasiun Bekasi.

“Kami meminta kepada Kepala Stasiun Bekasi untuk bisa mengarahkan penumpangnya ke jalan yang biasa dijadikan tempat pangkalan angkot. Jadi, ojek bisa langsung diarahkan ke tempat pemberhentian di pangkalan angkot, Jalan Pusdiklat, agar lalu lintas di Jalan Raya Perjuangan tidak padat,” kata Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, Selasa (7/7/2020).

Tri Adhianto meninjau langsung ke stasiun untuk mengetahui pergerakan penumpang saat naik dan turun dari kendaraan umum menuju ke dalam Stasiun Bekasi maupun meninggalkan stasiun. Terjadi kepadatan, di Jalan Raya Perjuangan karena menjadi titik naik dan turun penumpang KRL dari angkutan umum.

“Saat ini, pengguna KRL sudah lumayan ramai dan kami ingin mengurai kemacetan yang selama ini menumpuk di Jalan Raya Perjuangan,” imbuhnya.

Tri berkeinginan untuk mengubah kebiasaan ini agar bisa mengurai kemacetan di jalan tersebut. Pemerintah Kota Bekasi telah menyediakan titik naik-turun penumpang dari angkutan umum yakni di Jalan Pusdiklat, samping Stasiun Bekasi.



Sumber: BeritaSatu.com