Pemkot Bekasi Antisipasi Lonjakan Covid-19

Pemkot Bekasi Antisipasi Lonjakan Covid-19
Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meminta pengelola Stasiun Bekasi agar mengarahkan pengguna KRL menuju ke Jalan Pusdiklat, sebagai tempat naik dan turun angkutan umum. (Foto: Beritasatu Photo / Mikael Niman)
Mikael Niman / YUD Jumat, 10 Juli 2020 | 18:42 WIB

Bekasi, Beritasatu.com - Tidak ingin kecolongan terhadap penyebaran Covid-19 yang kembali merebak dalam beberapa hari belakangan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi melakukan antisipasi penyebaran Covid-19 di wilayahnya.

Salah satunya dengan mengeluarkan surat edaran petunjuk pelaksanaan Salat Iduladha maupun pemotongan hewan kurban. Agar kerumunan yang terjadi saat pemotongan hewan kurban maupun saat pelaksanaan Salat Idul adha, potensi penyebaran dapat ditekan.

“Pemerintah Kota Bekasi terus-terusan mengimbau kepada masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan. Jangan anggap remeh, tetap waspada,” ujar Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, Jumat (10/7/2020).

Pemkot Bekasi mengeluarkan Surat Edaran Nomor 451/4323-Setda.Kessos tentang Penyelenggaraan Salat Iduladha dan Penyembelihan Hewan Kurban Tahun 1441 H Menuju Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19.

“Penerapan protokol kesehatan agar berjalan maksimal sehingga terjaga dari penularan Covid-19. Karena ruang lingkup pelaksanaan Salat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban, dilaksanakan secara berjamaah dan mengumpulkan orang banyak,” bebernya.

Beberapa aturan dalam surat edaran tersebut adalah menyiapkan petugas untuk melakukan dan mengawasi penerapan protokol kesehatan, melakukan pembersihan dan penyemprotan disinfektan di area tempat pelaksanaan, menyediakan alat pengecekan suhu tubuh serta pelibatan anak-anak dan warga lanjut usia yang rentan tertular penyakit, dan sebagainya.

Selain itu, Pemkot Bekasi juga memantau penerapan penggunaan masker di pasar-pasar tradisional. Personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bekasi dikerahkan di beberapa titik seperti di Pasar Baru, Kecamatan Bekasi Timur dan beberapa pasar tradisional lainnya. “Personel Satpol PP masih ditugaskan di pasar-pasar tradisional,” imbuhnya.



Sumber: BeritaSatu.com