Edu Fair di SMAN 8 Jakarta, Siti Nurbaya: Jaga Alam dan Lingkungan

Edu Fair di SMAN 8 Jakarta, Siti Nurbaya: Jaga Alam dan Lingkungan
Kepala Sekolah SMA Neheri 8 Jakarta Rita Hastuti, didampingi Ketua Komite Junito, Ketua Panitia Edu fair Nelly dan perwakilan orang tua, saat membuka secara resmi Edu fair SMA Negeri 8 Jakarta di Aula Sekolah, Selasa, 14 Juli 2020. (Foto: Istimewa)
Jeis Montesori / JEM Rabu, 15 Juli 2020 | 11:59 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Hutan, alam, dan lingkungan merupakan satu kesatuan yang tak bisa dilepaskan dalam kehidupan kita saat ini dan mendatang. Karena itu dalam berbagai kesempatan, termasuk ketika berbicara di hadapan para siswa SMA Negeri (SMAN) 8 Jakarta, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar, juga tak lupa menyelipkan pesan menjaga hutan, alam, dan lingkungan.

“Sebagai alumni SMAN 8 Jakarta atau Smandel dan sebagai menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, saya berpesan kepada anak–anak tercinta, bahwa di tengah pandemi Covid-19 ini, tetaplah giat belajar, buat karya-karya bermanfaat, bekerja keras dan juga langkah-langkah yang bisa diberikan saran-sarannya pada negara, dan tentu saja alam. Jaga hutan kita, jaga lingkungan kita, jaga alam kita, dan jaga negara kita;Indonesia yang tercinta,” kata Siti Nurbaya ketika ikut memberikan sambutan pembukaan pameran pendidikan atau Edu Fair yang digelar SMAN 8 Jakarta melalui daring, Selasa (14/7/2020).

Dalam pameran yang diikuti sekitar 300 siswa kelas XII dan para orang tua mereka, Siti Nurbaya mengatakan,
Edu Fair menjadi penting untuk mempelajari bagaimana langkah kita ke depan melalui perguruan tinggi yang mana, baik di dalam dan di luar negeri. Dengan Edu Fair ini siswa dapat melihat substansi dari stan-stan yang ada dan kita bisa menentukan pilihan untuk jenjang pendidikan selanjutnya

Dalam Edu Fair seperti ini biasanya banyak ditawarkan besiswa. Karena itu bagi siswa kelas 10, kelas XI, dan apalagi kelas XII sudah bisa mempersiapkan diri, untuk bisa kuliah di mana, aply di mana dan seterusnya.

Siti Nurbaya mengungkapkan, dirinya lulus dari Smandel pada November 1974 dan sebelumnya juga ada kakak-kakak dari perguruan tinggi seperti dari UI, Unpad, ITB dan sebagainya yang menjelaskan bagaimana bisa kuliah di sana. Nah, saat ini lebih banyak pilihan positif lebih modern, lebih bermutu.Oleh karena itu kesempatan ini harus di manfaatkan untuk konsultasi dan merencanakan masa depan.

“Selamat atas kegiatan Edu Fair. Pamaren merupakan sarana informasi, edukasi, apresiasi, sarana prestasi, dan rekreasi bagi siswa, dalam hal ini SMAN 8 Jakarta,” kata Siti Nurbaya yang semua kakak dan adiknya yang berjumlah delapanorang, sekolah di SMAN 8 yang terletak di kawasan Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan itu

Sejak Dini
Semantara Kepala Sekolah SMAN 8 Jakarta, Rita Hastuti mengatakan, penyelenggaran Edu Fair sudah rutin digelar SMAN 8 dengan mendatangkan kampus dari PTN terkemuka di Tanah Air dan sejumlah perewaakilan universitas dari berbagai negara. Kali ini juga tetap digelar, tetapi dengan sistem daring karena situasi pandemi Covid-19.

“Dengan tetap digelar Edu Fair, bahkan lebih awal dari biasanya yang dibulan Oktober, kami ingin mempersiapkan diri lebih awal untuk para siswa klas XII. Saya gembira, pada pembukaan ini didukung semua pihak, mulai Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, alumni, orang tua, dan bahkan Menteri LHK Siti Nurbaya,” ujar Rita Hastuti.

Rita Hastuti menyatakan sekolahnya punya peta jalan atau road map Rajawali Emas 2021, sebuah moto SMAN 8, agar kepak sayapnya setinggi mungkin.

Secara teknis, Kepala Sekolah Rita Hastuti menjelaskan, Edu Fair merupakan kegiatan untuk memberikan penjelasan tentang perguruan tinggi dan beberapa perguruan tinggi luar negeri kepada siswa-siswi kelas 12, dimana para siswa-siswi dapat mempertimbangkan jurusan serta universitas pilihan denganberkonsultasi secara daring melalui paparan presentasi dari pakar universitas yangdiundang.

Sedangkan Ketua Edu Fair 2020, Nelly Margaretha SE, menjelaskan, kegiatan ini akan dibagi menjadi 3 bagian, yaitu, Part 1 mengenai Strategi menembus Perguruan Tinggi Luar Negeri melalui beasiswa terdiri dari 4 sesi di bulan Juli yaitu tanggal 14, 16, 22 dan 23 Juli 2020. Kemudian Part 2  mengenai Alumni Talks “Mengenal Jurusan & Karir Impianmu” terdiri dari 4 sesi di bulan Agustus yaitu 3, 5,11 dan 13 Agustus 2020

Sesi terakhir, Part 3, Mengenal Profil Jurusan & Perguruan Tinggi Dalam Negeri (4 sesi di bulan Oktober 2020) dan puncak acara penutupan Edufair pada hari Sabtu tanggal 10-10-2020.

Harapan dari adanya Edu Fair ini agar anak anak Rajawali Emas 2021 akan lebih bersemangat dalam menentukan pilihan universitas terbaiknya dan mempunyai waktu yang cukup untk mempersiapkan diri menempuh UTBK 2021. 



Sumber: BeritaSatu.com