DKI Kumpulkan Rp 570 Juta dari Pelanggar Masker

DKI Kumpulkan Rp 570 Juta dari Pelanggar Masker
Petugas Dishub menjaring salah seorang penumpang sepeda motor yang tidak menggunakan masker. (Foto: Suara Pembaruan/Bhakti Hariani)
Yustinus Paat / BW Jumat, 24 Juli 2020 | 12:52 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap warga yang tidak menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Masker merupakan salah satu pelindung bagi warga dari penyebaran virus corona atau Covid-19.

Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin mengatakan, sejak pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi, 5 Juni yang lalu hingga 23 Juli 2020, jumlah pelanggar yang tidak menggunakan masker sebanyak 37.883 orang.

Dari jumlah tersebut, kata Arifin, yang dikenakan sanksi denda sebanyak 3.383 orang dengan jumlah denda yang sudah disetorkan ke kas daerah sebanyak Rp 570 juta.

"Pelanggaran masker sejak 5 Juni hingga 23 Juli sebanyak 37.883 orang. Yang didenda 3.383, sisanya kerja sosial. Uang yang disetorkan dari sanksi pelanggaran disiplin jumlahnya Rp 570 juta," ujar Arifin saat dihubungi, Jumat (24/7/2020).

Arifin mengatakan, jajarannya gencar melakukan operasi di semua tempat untuk memastikan warga DKI atau yang beraktivitas di DKI menggunakan masker.

Namun, kata Arifin, pihaknya tetap memberikan perhatian lebih untuk tempat-tempat yang berpotensi terjadi kerumunan seperti pasar, ruas jalan utama, dan fasilitas umum.

"Semua serentak di berbagai tempat, baik di ruas jalan, dan keramaian umum. Pelanggaran tertinggi penggunaan masker," tandas dia.

Berdasarkan hasil temuan di lapangan, lanjut Arifin, terdapat sejumlah alasan warga tidak menggunakan masker. Mulai dari lupa membawa masker, jarak tempat tinggal dan tujuan dekat, jenuh sampai dengan anggapan situasi sudah normal dan aman.

"Kami berharap operasi ini meningkatkan kepatuhan warga. Prinsipnya, kita terus bergerak," ungkap dia.

Arifin juga mengungkapkan data pelanggar yang tidak menggunakan masker tiga hari belakangan ini. Pada Selasa, 21 Juli, terdapat 2.096 orang tidak menggunakan masker dengan total uang denda sebesar Rp 51,9 juta.

Lalu pada Rabu, 22 Juli ada 2.549 orang yang tidak menggunakan masker dengan total uang denda sebesar Rp 46,3 juta. Sementara pada Kamis, 23 Juli, sebanyak 3.162 orang yang tidak menggunakan masker, dan terkumpul uang denda sebesar Rp 73 juta.

Sanksi bagi pelanggar masker sudah diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta Nomor 51 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan PSBB pada masa transisi menuju masyarakat sehat, aman, dan produktif.

Dalam Pergub tersebut diatur denda bagi mereka yang tak mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah, yakni Rp 250.000 sebagaimana tercantum dalam Pasal 8 Pergub 51/2020.



Sumber: BeritaSatu.com