Menunggu Kembalinya Kompetisi
INDEX

BISNIS-27 503.107 (8.47)   |   COMPOSITE 5679.25 (80.67)   |   DBX 1039.52 (14.71)   |   I-GRADE 166.189 (3.47)   |   IDX30 492.322 (9.09)   |   IDX80 129.082 (2.66)   |   IDXBUMN20 363.759 (7.86)   |   IDXG30 133.243 (2.59)   |   IDXHIDIV20 440.08 (10.13)   |   IDXQ30 143.762 (2.86)   |   IDXSMC-COM 242.127 (2.51)   |   IDXSMC-LIQ 293.644 (5.57)   |   IDXV30 123.61 (3.35)   |   INFOBANK15 979.67 (10.23)   |   Investor33 423.592 (6.88)   |   ISSI 165.745 (2.98)   |   JII 604.859 (14.26)   |   JII70 207.745 (4.44)   |   KOMPAS100 1155.02 (20.8)   |   LQ45 903.46 (17.32)   |   MBX 1578.72 (22.44)   |   MNC36 316.411 (5.51)   |   PEFINDO25 310.113 (3.58)   |   SMInfra18 286.549 (5.46)   |   SRI-KEHATI 362.507 (5.51)   |  

Menunggu Kembalinya Kompetisi

Jumat, 16 Oktober 2020 | 08:45 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang, Adi Marsiela, I Nyoman Mardika, Arnold H Sianturi / AMA

Jakarta, Beritasatu.com - Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) sempat ingin menggulirkan kembali kompetisi sepakbola Liga 1 dan 2 Indonesia sejak awal Oktober lalu. Namun, rencana itu batal karena menjelang hari H, polisi tidak memberikan izin keramaian karena khawatir masih tingginya angka penyebaran Covid-19. Padahal, semua klub peserta Liga 1 dan 2 sudah melakukan persiapan. Latihan demi latihan digelar. Sayang hari yang ditunggu-tunggu pencinta sepakbola itu batal datang.

Izin keramaian yang tidak dikeluarkan polisi itu pun bagaikan godam yang menghantam kepala klub-klub sepakbola Indonesia. Sebab dengan begitu, mereka harus menarik ikat pinggang dengan lebih kencang lagi. Sejak kompetisi dihentikan, pendapatan klub nyaris tidak ada. Sementara pengeluaran tim jalan terus, paling tidak untuk gaji pemain, meski hanya 25%.

Karena itu, seluruh pemangku kepentingan sepakbola di negeri ini berharap, angka penularan Covid-19 menurun, sehingga mereka bisa kembali beraktivitas di lapangan hijau. Harapan itu disampaikan oleh Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan. Ia berharap, kompetisi bisa bergulir lagi November 2020. Kalau diundur hingga Desember, maka selesainya bisa sampai pertengahan tahun depan. Padahal jadwal 2021 akan sangat padat.

Namun, dalam rapat darurat PSSI, PT LIB, perwakilan dari tim-tim Liga 1 dan 2 di Yogyakarta, Selasa (13/10/2020) lalu, mereka sepakat bahwa sisa kompetisi musim 2020 tetap dilanjutkan. Ada tiga pilihan yaitu dimulai 1 November, 1 Desember atau 1 Januari. Hanya saja, semua itu masih sangat tergantung izin keramaian dari polisi. Hingga saat ini, polisi masih belum mengizinkan kompetisi sepakbola bergulir kembali.

Padahal klub-klub sudah tidak tahan mengikuti kompetisi karena persiapan mereka sudah berlangsung lama. “Persiapan tim tidak hanya dari teknis, tetapi juga dari non teknis. Kabar baik datang untuk Persija. Seluruh pemain dan ofisial dinyatakan negatif dari Covid-19. Hal ini membuktikan seluruh anggota tim selalu mematuhi protokol yang ada dan jangan sampai lengah. Persija berharap, situasi kembali kondusif agar kompetisi berputar. Seluruh pemain, ofisial dan juga Jakmania jangan lengah terhadap pandemi Covid-19,” kata Presiden Persija Jakarta, Mohammad Prapanca belum lama ini.

Begitu juga peserta Liga 1 lainnya, Bali United. Mereka sudah jenuh dengan tidak adanya kompetisi, sementara latihan sudah digelar sejak Agustus dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Lebih dari itu, pembatalan yang dilakukan menjelang kompetisi bergulir kembali 1 Oktober lalu sungguh menyesakkan Laskar Tridatu itu.

Pasalnya, pasukan Stefano Cugurra Teco sudah tiba di Yogyakarta menjelang laga melawan PSIS Semarang di Stadion Sultan Agung Bantul, Yogyakarta, 2 Oktober lalu. Semua barang perlengkapan tim juga sudah berada di Yogyakarta. Dengan pengumuman pembatalan, maka barang dan seluruh pemain dan staf harus pulang lagi ke Bali.

Meski demikian, CEO Bali United Yabes Tanuri Minggu (4/10/2020) menjelaskan bahwa mereka tidak mengalami kerugian terlalu besar akibat penundaan kompetisi secara tiba-tiba itu. Mereka juga menghargai dan menerima keputusan polisi tidak memberi izin keramaian demi kebaikan dan keselamatan semua pihak

“Kalau soal penundaan sih tidak terlalu banyak (kerugian). Dengan tertunda, biaya juga tertunda, setidaknya nanti masih sampai tujuannya. Ada baiknya juga dengan penundaan karena waktu persiapan makin panjang. Persiapan lebih panjang itu lebih bagus ya semoga bisa memberikan yang terbaik karena persiapan lebih matang,” kata Yabes Tanuri.

Terlepas dari itu, pelatih Stefano Cuggura Teco berharap Liga I Indonesia 2020 kembali segera digelar. Sebab, menurut dia, semua tim telah melakukan persiapan maksimal selama ini, pascaliga berhenti akibat pandemi Covid-19. “Saya optimistis, karena kita sudah sangat kerja keras di latihan. Kami menerapkan protokol kesehatan yang dijalankan semua pemain, pelatih, ofisial. Sekarang kita cuma tunggu mulai pertandingan resmi dari liga 1,” kata Teco.




BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Perjuangan Klub-klub Melawan Badai

Klub-klub peserta Liga 1 dan 2 Indonesia harus bekerja keras untuk mempertahankan hidup di tengah tiadanya kompetisi selama pandemi Covid-19 berlangsung.

BOLA | 16 Oktober 2020

Lawan Cadiz, Zidane Andalkan Pemain yang Tidak Bela Timnas

Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane menyiapkan dua tim untuk menyiasati jadwal yang sangat padat baik di La Liga maupun Liga Champions.

BOLA | 16 Oktober 2020

Messi Tidak Terobsesi Cetak Gol Lagi

Lionel Messi mencoret misi mencetak gol dari target pribadinya baik di Barcelona maupun Timnas Argentina dalam beberapa tahun terakhir.

BOLA | 16 Oktober 2020

Kembali ke Italia, Ronaldo Diduga Langgar Protokol Kesehatan

Kepulangan Cristiano Ronaldo ke Italia saat masih dinyatakan positif Covid-19 kemungkinan melanggar protokol kesehatan.

BOLA | 16 Oktober 2020

Klub Indonesia Siap Ikuti Kelanjutan Kompetisi

Semua klub sepakat untuk kompetisi dilanjutkan pada 1 November 2020 mendatang dengan mematuhi protokol kesehatan.

BOLA | 15 Oktober 2020

Romelu Lukaku Borong Gol ke Gawang Islandia

Belgia yang saat ini menjadi tim nomor satu dunia hanya memetik kemenangan tipis 1-0 atas tuan rumah Islandia, Kamis 15/10/2020) dini hari WIB.

BOLA | 15 Oktober 2020

Inggris Dipermalukan Denmark di Wembley

Inggris harus mengakui keunggulan Denmark saat menjamu tim Dinamit di Stadion Wembley, Kamis (15/10/2020) dini hari WIB.

BOLA | 15 Oktober 2020

Diimbangi Italia, De Boer Masih Nihil Kemenangan

Frank De Boer belum juga memetik kemenangan untuk Timnas Belanda sejak ditunjuk menggantikan Ronald Koeman.

BOLA | 15 Oktober 2020

Tanpa Ronaldo, Portugal Tetap Tangguh atas Swedia

Portugal membantai Swedia tiga gol tanpa balas, meski Selecao das Quinas tidak diperkuat pemain terbaiknya, Cristiano Ronald yang positif Covid-19.

BOLA | 15 Oktober 2020

Misi Balas Dendam Kroasia atas Prancis Gagal

Kroasia kembali menelan kekalahan 1-2 dari Prancis. Ini kekalahan ketiga Vatreni dari Prancis sejak Piala Dunia 2018 di Rusia.

BOLA | 15 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS