Reaksi Saraswati terhadap Warganet Dinilai Berlebihan
INDEX

BISNIS-27 503.122 (7.61)   |   COMPOSITE 5724.74 (89.25)   |   DBX 1066.46 (9.81)   |   I-GRADE 166.255 (3.05)   |   IDX30 491.004 (8.8)   |   IDX80 129.735 (2.65)   |   IDXBUMN20 364.991 (9.26)   |   IDXG30 133.352 (2.1)   |   IDXHIDIV20 441.973 (8.53)   |   IDXQ30 143.512 (2.54)   |   IDXSMC-COM 247.38 (3.5)   |   IDXSMC-LIQ 301.054 (8.02)   |   IDXV30 127.096 (4)   |   INFOBANK15 976.214 (12.27)   |   Investor33 422.656 (6.59)   |   ISSI 167.54 (3)   |   JII 607.336 (12.69)   |   JII70 209.626 (4.39)   |   KOMPAS100 1162.4 (23.4)   |   LQ45 904.834 (17.52)   |   MBX 1587.29 (26.24)   |   MNC36 315.598 (5.98)   |   PEFINDO25 317.232 (4.1)   |   SMInfra18 287.626 (7.78)   |   SRI-KEHATI 361.444 (5.7)   |  

Reaksi Saraswati terhadap Warganet Dinilai Berlebihan

Kamis, 29 Oktober 2020 | 21:57 WIB
Oleh : Alexander Madji / AMA

Tangsel, Beritasatu.com – Pengamat politik Rachmayanti Kusumaningtyas menilai, respons calon Wakil Walikota Tangerang Selatan Rahayu Saraswati terhadap kritik warganet yang kembali mengunggah foto lamanya terlalu berlebihan. Sebagai calon pejabat publik, Saraswati seharusnya sadar jika kehidupan pribadinya akan diakses masyarakat, termasuk yang memantik beragam reaksi dan kritik.

“Sebagai pejabat publik, apalagi calon wakil kepala daerah, Saras seharusnya sadar jika seluruh kehidupan pribadinya akan diakses oleh publik, akan dikritisi dan seterusnya. Bahkan di Tangsel ini urusan keluarga dan urusan pribadi calon lain juga dipertanyakan netizen. Itu biasa saja," kata Rachmayanti dalam pernyataan tertulis yang diterima Beritasatu.com di Jakarta, Kamis (29/10/2010) malam.

Rachmayanti menilai, rencana Saraswati yang akan memperkarakan warga Tangsel ke kepolisian menunjukkan karakter kepemimpinannya ke depan, bila terpilih, dalam menghadapi persoalan.

“Saya kok melihat apa yang akan dilakukan Saras, melaporkan salah seorang pemilik akun dengan ancaman UU ITE, menjadi karakter yang akan terus dilakukan Saras. Tidak mengedepankan dialog, Saras justru bertindak represif. Padahl itu warganya atau calon warganya. Jadi dia belum terpilih saja sudah begitu, bagaimana nanti jika terpilih, setiap kritik yang disuarakan masyarakat bisa saja berakhir dengan jerat UU ITE,” ujar Rachmayanti.

Menurut Rachmayanti, Tangsel memiliki budaya kekeluragaan yang kental. Karenanya, setiap persoalan yang terjadi, akan lebih dulu diutamakan dialog. Namun, cara tersebut tak dilakukan Saraswati.

"Saras sepertinya benar-benar memanfaatkan kasus ini sebagai panggung pencitraan. Dia menampakkan seolah-olah menjadi korban, dan berharap mendapat simpati dan dukungan masyarakat, padahal memaafkan justru akan menuai simpati. Tetapi sekali lagi itu memang kembali pada karakter pribadi, memaafkan memang barang sangat mewah,” kata Rachmayanti lagi.

Foto kehamilan perempuan yang akrab disapa Saras ini muncul dengan komentar yang tak sedap di media sosial Facebook. Foto lama yang telah diposting Saras di akun media sosial pribadinya tersebut memperlihatkan seluruh perut Saras yang terbuka.

Pemilik akun Bang Djoel kembali mengunggah foto tersebut di akun Facebook, sembari menempatkan komentar yang dianggap melecehkan. "Yg mau coblos udelnya silakan..Udel dah diumbar..pantaskah jadi panutan apalagi pemimpin tangsel ??” begitu tulisnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

DKI Akan Lakukan Berbagai Upaya Antisipasi Banjir di Jakarta

Segala sumber daya khususnya dinas-dinas terkait dikerahkan turun ke lapangan untuk menjalankan program-program pengendalian banjir.

MEGAPOLITAN | 29 Oktober 2020

KPU Depok Ajak Pemilih Milenial Tidak Ragu Datang ke TPS

KPU Kota Depok mencatat, lebih dari 50 persen pemilih milenial tercantum dalam daftar pemilih.

MEGAPOLITAN | 29 Oktober 2020

Banjir Terjadi Akibat Tanggul Jebol dan Luapan Kali Bekasi

Banjir di beberapa perumahan di sepanjang aliran Kali Bekasi, Sabtu (24/10/2020) malam, disebabkan tanggul jebol dan luapan air melampui batas tanggul.

MEGAPOLITAN | 29 Oktober 2020

Polisi Dalami 5 Laporan Kasus Begal Sepeda

Penyidik masih mendalami apakah pelaku merupakan satu sindikat atau kelompok.

MEGAPOLITAN | 29 Oktober 2020

Depok Miliki Lima Pasar Rakyat Online

Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Depok meluncurkan pasar rakyat online untuk mempermudah masyarakat berbelanja di masa pandemi Covid-19.

MEGAPOLITAN | 29 Oktober 2020

Libur Panjang, 336.929 Kendaraan Tinggalkan Jakarta

336.929 kendaraan meninggalkan Jakarta periode dua hari libur, 27-28 Oktober 2020.

MEGAPOLITAN | 29 Oktober 2020

Libur Panjang, Menhub Tinjau Pasar Senen dan Kampung Rambutan

Peninjauan ini dilakukan guna memastikan penerapan protokol kesehatan dalam masa libur panjang ini terlaksana dengan baik.

MEGAPOLITAN | 29 Oktober 2020

Kapolres Metro Tangerang Turun Tangan Damaikan 2 Ormas Bertikai

Kapolres dan Dandim bertemu dan berdialog dengan kedua ormas tersebut. Hal tersebut untuk meredam kemungkinan terjadinya bentrok susulan.

MEGAPOLITAN | 29 Oktober 2020

Arus Lalin Tol Japek Lancar, Lawan Arus Dihentikan

Kepolisian dan Jasa Marga, menghentikan rekayasa lalu lintas contra flow atau lawan arus menyusul situasi arus kendaraan lancar, di Jalan Tol Japek.

MEGAPOLITAN | 29 Oktober 2020

2 Bentrok Ormas di Ciledug, Kapolsek Luka Kena Sajam

FBR dan Pemuda Pancasila (PP) terlibat bentrok, di Jalan HOS Cokroaminoto, Larangan, Kota Tangerang.Tiga orang mengalami luka-luka akibat peristiwa itu.

MEGAPOLITAN | 29 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS