Polisi Serahkan 80 WNA Pelaku Penipuan Online ke Imigrasi
INDEX

BISNIS-27 431.53 (-3.35)   |   COMPOSITE 4906.55 (-27.45)   |   DBX 934.495 (-1.3)   |   I-GRADE 129.531 (-1.1)   |   IDX30 408.573 (-4.05)   |   IDX80 107.231 (-1.06)   |   IDXBUMN20 271.434 (-3.2)   |   IDXG30 114.42 (-1.08)   |   IDXHIDIV20 364.598 (-3.27)   |   IDXQ30 119.596 (-1.07)   |   IDXSMC-COM 210.435 (-0.56)   |   IDXSMC-LIQ 236.069 (-1.95)   |   IDXV30 101.606 (-0.8)   |   INFOBANK15 772.076 (-4.94)   |   Investor33 357.854 (-2.78)   |   ISSI 144.258 (-0.69)   |   JII 521.112 (-3.55)   |   JII70 177.199 (-1.37)   |   KOMPAS100 960.444 (-7.38)   |   LQ45 749.999 (-7.62)   |   MBX 1355.95 (-8.44)   |   MNC36 267.764 (-2.13)   |   PEFINDO25 261.843 (-3.84)   |   SMInfra18 232.762 (-2.06)   |   SRI-KEHATI 301.662 (-2.42)   |  

Polisi Serahkan 80 WNA Pelaku Penipuan Online ke Imigrasi

Kamis, 28 November 2019 | 12:27 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / AMA

Jakarta, Beritasatu.com - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menyerahkan 80 warga negara asing (WNa) asal Tiongkok, yang merupakan tersangka kasus tindak kejahatan fraud atau penipuan online ke Imigrasi. Selanjutnya, mereka akan dideportasi untuk menjalani proses hukum di negerinya.

"Perkembangan kasus telecom fraud tersangka yang kami amankan ada 85 WNA, dari hasil pemeriksaan kami tetapkan hanya ada 80 yang diduga memang terlibat dengan kejahatan ini. Hasil koordinasi dengan Divhubinter dan Imigrasi, direncanakan 80 ini akan kita serahkan ke Imigrasi untuk proses lebih lanjut," ujar Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Iwan Kurniawan, di Mapolda Metro Jaya, Kamis (28/11/2019).

Dikatakan Iwan, awalnya penyidik menerima permohonan dari Kepolisian dan Kedutaan Besar Tiongkok untuk membantu penangkapan pelaku kasus penipuan online yang beraksi di Indonesia, dengan korban warga negara Tiongkok. Tim gabungan Polda Metro Jaya, kemudian melakukan penyelidikan yang dilanjutkan dengan penindakan operasi serentak, dan menangkap para pelaku.

"Sudah kita tangkap, dan hari ini kami serahkan. Pada waktu itu, kami amankan kurang lebih hampir 91 orang, warga negara asing ada 85. Tetapi setelah kami lakukan pemeriksaan, kami cek alat buktinya ternyata lima orang tidak terlibat, karena ada sesuatu terkait alat komunikasi yang kemungkinan besar terkena hack. Jadi saya pastikan mereka tidak terlibat dalam kasus ini," ungkapnya.

Menyoal bagaimana dengan enam warga negara Indonesia yang turut ditangkap kemarin, Iwan menyampaikan, mereka tidak terlibat secara langsung kasus penipuan online itu.

"Sampai saat ini saya pastikan bahwa mereka semua tidak terlibat kejahatan ini. Peran mereka hanya sekadar membantu menyiapkan akomodasi, seperti membeli makanan, ajak keluar, atau kebersihan di tempat-tempat lokasi," katanya.

Saat ditanya tentang kemungkinan status mereka sebagai saksi, Iwan menuturkan, bergantung Kepolisian Tiongkok yang memproses kasus ini selanjutnya.

"Nanti bergantung polisi China, kalau mereka membutuhkan menjadi suatu berita acara, nanti bisa kita ambil keterangan saksi, dan kita bisa kirimkan. Sesuai prosedur yang berlaku," jelasnya.

Iwan mengungkapkan, sementara ini pemilik rumah atau ruko yang disewa pelaku, statusnya hanya saksi karena tidak mengetahui tempatnya digunakan untuk kejahatan penipuan online.

"Sementara sudah kita lakukan pemeriksaan, masih kita periksa sebagai saksi. Mereka menerangkan tidak tahu kalau rumahnya dipakai untuk ini," tandasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Dugaan Pidana, Staf Khusus Wapres Mengaku Hanya Jadi Saksi

Seperti diberitakan sebelumnya Hakim dilaporkan dalam kasus dugaan pemerasan dan pungutan liar atau pungli perpanjangan akreditasi sertifikasi halal MUI.

NASIONAL | 28 November 2019

Mensos: Kemiskinan Akar Radikalisme dan Terorisme

Radikalisme dan terorisme akarnya adalah dari kemiskinan. Sehingga yang harus diperangi bersama itu kemiskinan, bukan orangnya.

NASIONAL | 28 November 2019

6 Desember, PDI-P Jateng Buka Pendaftaran Calon Kepala Daerah

PDI-P Jawa Tengah membuka pendaftaran bakal calon kepala daerah di 21 kabupaten/kota untuk Pemilihan Kepala Daerah serentak 2020.

NASIONAL | 28 November 2019

Mensos Beri Apresiasi untuk Suara Pembaruan

Kementerian Sosial memberikan apresiasi atas kinerja dan dedikasi sumber daya manusia (SDM) serta lembaga dalam mendukung transformasi Program Keluarga Harapan.

NASIONAL | 28 November 2019

Era Digital, Kempora Gandeng Dilo dan Telkom Gelar Workshop

Workshop diharapkan bisa meningkatkan sinergi kegiatan antara Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota/Provinsi dengan DILo yang kini sudah ada di 17 Provinsi.

NASIONAL | 28 November 2019

Sekolah SPK Pribadi Bandung Bantu Siswa Kenali Bakat Sejak Dini

Selain proses belajar mengajar akademis, sekolah juga memiliki tanggungjawab untuk membantu para siswa menemukan dan mengembangkan bakatnya.

NASIONAL | 28 November 2019

Komisi III: Dewan Pengawas Hadir untuk Selaraskan Kinerja KPK

Keberadaan dewan pengawas tidak akan mengganggu independensi KPK, karena mereka merupakan bagian internal dari kelembagaan KPK.

NASIONAL | 28 November 2019

KPK Geledah Rumah Bupati Lingga Terkait Korupsi Penerbitan IUP di Kotim

Dua perusahaan tersebut diduga mendapat IUP dari Supian Hadi selaku Bupati Kotawaringin Timur secara melawan hukum.

NASIONAL | 28 November 2019

Dugaan Plagiat, Rektor Unnes Diperiksa Senat Akademik UGM

Tim mengklarifikasi aduan yang diterima dari masyarakat, atas kecurigaan kesamaan disertasi milik Fathur dengan skripsi mahasiswa yang dibimbingnya.

NASIONAL | 28 November 2019

Jalur Jalan Lintas Selatan DIY Tersambung pada 2021

JJLS merupakan jalur trans selatan Jawa yang melajur dari Jawa Barat hingga Jawa Timur dengan total panjang jalan 121,83 kilometer.

NASIONAL | 28 November 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS