Nasdem Sambut Baik Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Nasdem Sambut Baik Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila

Senin, 11 Mei 2020 | 11:11 WIB
Oleh : Yeremia Sukoyo / AMA

Jakarta, Beritasatu.com - Rancangan Undang-Undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP) telah selesai dibahas di tingkat Panitia Kerja Badan Legislasi DPR dan menjadi produk RUU inisiatif DPR. Selanjutnya, RUU tersebut akan memasuki tahap pembahasan bersama pemerintah dalam rangka pengambilan keputusan tingkat I.

Menyingkapi kondisi ini, Fraksi Partai Nasdem menyambut baik progres pembahasan RUU HIP. Sebagai produk hukum yang mencoba memberikan panduan dalam implementasi pembangunan nasional sesuai dengan Pancasila, RUU HIP patut diapresiasi.

Namun demikian, Fraksi Partai Nasdem melihat masih terdapat beberapa hal yang perlu diperbaiki dalam RUU HIP sebelum masuk ke tahap pembahasan bersama pemerintah. Misalnya, dalam konsideran RUU yang dipandang masih belum komprehensif.

"Fraksi Partai Nasdem juga mencermati berbagai pandangan yang muncul di tengah masyarakat terkait RUU HIP. Ada suara-suara yang menyambut, ada pula yang skeptis terhadapnya," kata Ketua Fraksi Partai Nasdem, Ahmad Ali, dalam keterangannya di Jakarta, Senin (11/5/2020).

Kondisi tersebut, menurut Ali, adalah hal yang biasa di alam demokrasi Indonesia. Namun, akan sangat disayangkan jika menyangkut dasar dan falsafah kehidupan bernegara, berbagai suara dan pandangan yang beragam tidak mendapat atensi dan akomodasi.

Saat ini, dikatakan Ahmad Ali, Fraksi Nasdem juga terus mencermati semua perkembangan yang terjadi dalam pembahasan RUU HIP. Fraksi Partai Nasdem memandang RUU HIP adalah langkah maju dalam menerjemahkan Pancasila bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.

"RUU ini memiliki substansi yang bisa menjadi tawaran dalam menghadapi perikehidupan di abad 21 yang penuh dengan berbagai bentuk perubahan. RUU HIP juga memiliki spirit dan tawaran yang mengajak semua pihak untuk mendialektikakan antara Pancasila dengan masa depan bangsa, negara, dan bahkan dunia ini," ujarnya.

Fraksi Partai Nasdem mengajak semua pihak untuk tidak terjebak dalam logika atau dikotomi antara Orde Lama dan atau Orde Baru terkait RUU HIP. Diyakini RUU tersebut adalah sebuah cara pandang terhadap Pancasila di abad 21.

"Keterjebakan kita dengan pandangan dan tendensi semacam itu hanya akan akan melahirkan lingkaran setan dan perdebatan tanpa ujung yang menghabiskan energi anak bangsa tanpa progres yang jelas," ungkap Ali.

Namun demikian, diakui, Fraksi Partai Nasdem belum bisa mendukung berlanjutnya RUU HIP ke fase pembahasan berikutnya sepanjang belum dicantumkannya TAP MPRS No. XXV Tahun 1966 sebagai salah satu konsideran di dalam RUU dimaksud. Dalam pandangan Nasdem, konsideran ini tetap harus dicantumkan dalam RUU HIP sebagai salah satu bentuk akomodasi kepentingan dan kedewasaan politik DPR.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

THR ASN dan TNI/Polri Cair Pekan Ini Senilai Rp 29,38 Triliun

Pejabat eselon I dan II atau jabatan fungsional yang setara, dan juga pejabat negara tidak mendapatkan THR.

NASIONAL | 11 Mei 2020

ASEAN Para Games 2020 Batal karena Covid-19, Ini Respons Menpora

Menpora Zainudin Amali memaklumi pembatalan penyelenggaraan ASEAN Para Games 2020 akibat pandemi Covid-19.

NASIONAL | 11 Mei 2020

Covid-19 dan Cuaca Buruk, Ratusan Nelayan Cianjur 2 Bulan Tidak Melaut

Sejak dua bulan terakhir 700 anggota Kelompok Nelayan Minacempaka 1 sudah tidak lagi melaut karena gelombang tinggi dan Covid-19.

NASIONAL | 11 Mei 2020

Kondisi 14 ABK Indonesia yang Dieksploitasi Membaik

Kondisi 14 WNI ABK Kapal Tiongkok yang mengalami eksploitasi saat ini semakin membaik setelah dipulangkan ke Tanah Air dan mendapat rehabilitasi sosial.

NASIONAL | 11 Mei 2020

Perpanjangan PSBB, Pemkot Surabaya Akan Bertindak Tegas

Kepatuhan masyarakat Surabaya selama PSBB tahap pertama sekitar 60 persen.

NASIONAL | 10 Mei 2020


1.100 Personel Dikerahkan Kawal PSBB Palangka Raya

1.100 personel gabungan akan mengawal pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di kota ini selama dua pekan yang akan dimulai Senin (11/5/2020).

NASIONAL | 10 Mei 2020

Kompolnas Sesalkan Praktik Perundungan terhadap Ferdian Paleka

Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Poengky Indarti menyesalkan adanya praktik perundungan yang dialami Youtuber Ferdian Paleka

NASIONAL | 10 Mei 2020

Terkait Bansos, KPK Kaji Temuan BPK Adanya Potensi Kerugian Negara Rp 843,7 M

KPK memastikan bakal mempelajari temuan BPK yang menyebut adanya potensi kerugian negara sebesar Rp 843,7 miliar terkait bansos

NASIONAL | 10 Mei 2020

Kue Tart di Medan Tempur Doni Monardo

Doni Monardo merayakan ulang tahun ke-57 di medan tempur melawan pandemi Covid-19.

NASIONAL | 10 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS