Simulasi Tatap Muka di Jateng Sukses, Jumlah Siswa dan Sekolah Ditambah
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Simulasi Tatap Muka di Jateng Sukses, Jumlah Siswa dan Sekolah Ditambah

Rabu, 30 September 2020 | 19:55 WIB
Oleh : Stefy Thenu / AMA

Semarang, Beritasatu.com - Simulasi belajar mengajar tatap muka di tujuh sekolah di Jawa Tengah berjalan sukses. Oleh sebab itu, Gubernur Ganjar Pranowo berencana menambah jumlah siswa di tujuh sekolah tersebut dan menambah sekolah baru untuk melaksanakan simulasi tatap muka pada Oktober 2020.

"Kami sudah evaluasi dan hasilnya cukup baik. Setelah dilakukan pengecekan, 97,4% ada dukungan orang tua, 95% pelaksanaan protokol kesehatan berjalan dengan baik dan 82% komunikasi antara orang tua dan guru berjalan baik. Memang tetap harus diperbaiki, agar capaiannya bisa 100%," kata Ganjar ditemui di ruang kerjanya, di Semarang, Rabu (30/9/2020).

Dari hasil evaluasi itu, terdapat beberapa temuan yang menjadi catatan. Di antaranya, ada tiga siswa di Temanggung yang tinggal di pondok pesantren, dan dua siswa di Wonosobo yang berangkat menggunakan angkutan umum.

"Solusinya sudah diambil dengan meminta mereka belajar jarak jauh. Nah temuan-temuan ini juga akan menjadi pertimbangan," imbuhnya.

Dengan evaluasi yang menunjukkan hasil baik itu, Ganjar akan kembali melanjutkan simulasi tatap muka di tujuh sekolah tersebut. Bahkan, jumlah siswa yang mengikuti simulasi belajar tatap muka juga akan ditambah.

"Beberapa sekolah lain juga kami persiapkan untuk melaksanakan simulasi. Selain sekolah kita, ada juga sekolah luar yang mengajukan, di antaranya SMA Pradita Dirgantara Boyolali dan SMA Taruna Nusantara. Tetapi kami minta persentase siswanya harus terbatas dan simulasi harus ketat," tegasnya.

Penambahan jumlah siswa dan sekolah, lanjut Ganjar, tentu dengan mempertimbangkan status zonasi. Tak hanya untuk sekolah baru yang ditunjuk, terhadap tujuh sekolah yang sudah melaksanakan juga akan dievaluasi.

"Tentu semua mempertimbangkan zona, bahkan yang exsisting ini kalau terjadi zonanya naik, saya minta dicek ke Dinas Kesehatan atau Satgas tentang mikrozonasinya. Dicek apakah sekolah itu masuk zona merah, atau tempat tinggal siswanya yang masuk zona merah. Kalau itu terjadi, maka siswanya dilarang sekolah dan kalau sekolahnya berada di zona merah, ya ditutup dulu," ucapnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng, Padmaningrum menerangkan, pihaknya akan memulai kembali simulasi belajar tatap muka di tujuh sekolah yang ditunjuk pada 5 Oktober mendatang. Jumlah siswanya akan ditambah 100%, dari jumlah awal yang mengikuti tatap muka.

Ia mencontohkan, misalnya di SMKN 1 Temanggung yang awalnya diikuti 72 siswa, pada tahap kedua nanti akan ditambah menjadi 180 siswa. Begitu juga di sekolah lain yang telah ditunjuk itu, akan dilakukan penambahan jumlah siswa 100% dari tahap awal.

"Selain itu, kami juga melakukan penambahan sekolah yakni di tiga SMK Negeri Jateng baik di Semarang, Pati dan Purbalingga, serta SMA Pradita Dirgantara dan Taruna Nusantara. Kenapa kami pilih sekolah yang berasrama, karena lebih mudah dalam pengaturannya," katanya.

Di sekolah-sekolah baru yang ditunjuk itu, lanjut Padma, juga akan dibatasi jumlah siswanya. Misalnya di SMA Taruna Nusantara dengan jumlah siswa lebih dari 1.000, maka hanya diperbolehkan melakukan pembelajaran tatap muka pada 150 orang siswa.

"Sambil kami mengawasi pelaksanaan protokol kesehatan dan juga kesiapan sarana prasarana penunjang lainnya," pungkasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Penelitian ITB: Tsunami 20 Meter Mungkin Terjadi

Gelombang tsunami setinggi 20 meter di pantai Selatan Jawa dapat terjadi apabila dua segmen megathrust pecah secara bersamaan.

NASIONAL | 30 September 2020

Jadi Relawan Covid-19, Aiptu Sri Mulyono Korbankan Nyawanya

Pak Mul sempat dipindah agar bisa beristirahat dari kegiatan relawan, namun ternyata, Pak Mul tetap saja menjalankan misinya sebagai relawan secara diam-diam.

NASIONAL | 30 September 2020

Santri Pesantren di Sleman Terpapar Covid-19

Kasus di dua lembaga pendidikan berbasis agama tersebut mencapai 46 kasus dan didominasi oleh skrining pendidikan sebanyak 41 kasus.

NASIONAL | 30 September 2020

Rp 68,2 T Sudah Dikucurkan untuk Bantu 80 Juta Warga Miskin

Pemerintah telah mengucurkan bantuan dana sebesar RP 68,2 triliun kepada 80 juta warga miskin.

NASIONAL | 30 September 2020

Warga Kampung Yokatapa Intan Jaya Dikejutkan Suara Tembakan

Saat dilakukan pengecekan ditemukan barang bukti berupa 4 selongsong peluru, sepasang sendal dan sepatu boat serta sebuah kayu.

NASIONAL | 30 September 2020

BNNP Banten Gagalkan Pengiriman 301 Kilogram Ganja dari Aceh ke Bogor

Pelaku mengirim ganja tersebut dengan menggunakan kendaraan truk, tanpa menyamarkan dengan barang lain dan truk terlihat rapi dan bersih sehingga hampir lolos.

NASIONAL | 30 September 2020

Bergaya Hidup Mewah, Ini Dalih Pinangki

Pinangki Sirna Malasari mengklaim bahwa harta yang dimilikinya berasal dari almarhum suaminya Djoko Budiharjo.

NASIONAL | 30 September 2020

Satgas: Jangan Pernah Merasa Aman dari Covid-19

Semua orang diminta untuk tidak merasa aman kemudian mengurangi kewaspadaan terhadap virus corona.

NASIONAL | 30 September 2020

Tangani Covid-19 Bodebek, Ridwan Kamil Pindah Kantor ke Depok

Dadang Wihana mengatakan memang sudah sepatutnya Ridwan Kamil melakukan intervensi lebih dalam penanganan kasus Covid-19 di Bodebek.

NASIONAL | 30 September 2020

Positif Covid-19, Pejabat Aceh Tertangkap Pakai Narkoba di Hiburan Malam

Tiga oknum pejabat Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara, diamankan polisi dengan tuduhan melakukan pesta narkoba di tempat hiburan malam, Jet Plane, di Medan.

NASIONAL | 30 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS