Target Kempora Hanya Perbaiki Peringkat di SEA Games 2019
INDEX

BISNIS-27 428.182 (-4.2)   |   COMPOSITE 4879.1 (-22.36)   |   DBX 933.193 (-0.24)   |   I-GRADE 128.434 (-0.82)   |   IDX30 404.523 (-4.65)   |   IDX80 106.174 (-1.01)   |   IDXBUMN20 268.239 (-4.54)   |   IDXG30 113.341 (-0.74)   |   IDXHIDIV20 361.328 (-5)   |   IDXQ30 118.527 (-1.29)   |   IDXSMC-COM 209.874 (-0.48)   |   IDXSMC-LIQ 234.117 (-1.15)   |   IDXV30 100.803 (-0.95)   |   INFOBANK15 767.134 (-10.02)   |   Investor33 355.071 (-4.06)   |   ISSI 143.565 (-0.31)   |   JII 517.566 (-1.31)   |   JII70 175.828 (-0.42)   |   KOMPAS100 953.068 (-5.96)   |   LQ45 742.375 (-7.8)   |   MBX 1347.52 (-7.05)   |   MNC36 265.633 (-1.94)   |   PEFINDO25 258.006 (1.37)   |   SMInfra18 230.699 (-2.34)   |   SRI-KEHATI 299.246 (-3.58)   |  

Target Kempora Hanya Perbaiki Peringkat di SEA Games 2019

Selasa, 1 Oktober 2019 | 11:43 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / AMA

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kempora) tidak berani mematok target tinggi untuk kontingen Indonesia pada SEA Games 2019 di Filipina 30 November hingga 11 Desember mendatang. Target pemerintah hanya memperbaiki peringkat dari SEA Games 2017 yang berada di posisi lima besar dengan jumlah medali 38 emas, 63 perak, dan 90 perunggu. Sebab, SEA Games 2019 hanyalah sasaran antara. Sasaran utama Indonesia adalah Asian Games dan Olimpiade 2020.

“Untuk prestasi, kita minimal lebih baik dari dua tahun lalu. Kalau juara umum itu mimpi. Bukan tak mau. Kami tak enak dengan tuan rumah. Kalimat yang lebih elok adalah kami target lebih baik dari dua tahun lalu,” kata Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora), Gatot Dewa Broto seusai rapat finalisasi cabang olahraga ke SEA Games 2019 antara Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dan Kempora, di Jakarta Senin (30/9/2019).

Sebelumnya, Gatot pesimistis Indonesia bisa meraih prestasi lebih baik dari SEA Games Kuala Lumpur dua tahun silam karena rentetan persoalan yang menimpa olahraga Indonesia. Dimulai kasus dana hibah Kempora untuk Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), sampai keputusan mundur Menpora Imam Nahrawi.

“Yang jelas, prinsip Kempora sama seperti yang dulu dan masih valid disampaikan Imam Nahrawi saat jadi Menpora. SEA Games hanyalah transisi, target sebenarnya yaitu Olimpiade dan Asian Games,” tambah Gatot.

Ia melanjutkan, “Kalau dibilang orientasinya apa dengan komposisi 60:40 apakah medali atau pembinaan, kami melihat dari keduanya. Kalau semata-mata pembinaan dan prestasinya jeblok, maka masyarakat akan membandingkan dengan Asian Games kemarin. Di mana kita bisa libas semua negara Asia Tenggara. Jadi harus seimbang antara medali dan pembinaan.”

Sementara Komandan Kontingen Indonesia untuk SEA Games 2019, Harry Warganegara sangat yakin, capaian Indonesia pada SEA Games 2019 lebih baik dari SEA Games sebelumnya. Meskipun, komposisi kekuatan Indonesia didominasi atlet junior.

Tim monitoring dan evaluasi sempat menghitung proyeksi medali yang bisa diperoleh kontingen Merah Putih apabila mengirimkan 52 cabor. Dengan kekuatan seperti itu, diperkirakan Indonesia meraih 98 medali emas. Jika jumlah cabor berkurang, maka Harry pun memastikan akan ada perubahan estimasi raihan medali.

Meski demikian, hingga saat ini, pemilihan cabang olahraga (cabor) yang akan dikirim menuju SEA Games 2019 belum final. Proses finalisasi dilakukan hingga Rabu (2/10/2019). Namun, mundurnya batas waktu memasukan nama atlet dari pihak penyelenggara SEA Games 2019 (Phisgoc) ditambah beberapa catatan yang masih harus dirapatkan KOI dan Kempora, membuat rencana tersebut diundur. Kendala teknis dalam hal ini akses internet yang dialami Phisgoc membuat batas penyerahan nama-nama atlet itu mundur menjadi 7 Oktober mendatang.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Tim Bulutangkis Junior Indonesia Gilas Uganda 5-0

Manajer tim Susy Susanti meminta tim tidak jemawa dan cepat puas.

OLAHRAGA | 30 September 2019

Pasundan Juara Livoli Divisi I 2019

Tim asal Bandung itu mengandalkan para pemain mudanya.

OLAHRAGA | 29 September 2019

Mercedes Pertahankan Dominasi di GP Rusia

Lewis Hamilton meneruskan dominasi Mercedes di sirkuit Autodrom Sochi usai menjuarai balapan Grand Prix Rusia, Minggu (29/9/2019).

OLAHRAGA | 29 September 2019

Wahana Juara Livoli 2019

Wahana dan Petrokimia berhak tampil di Livoli Divisi Utama tahun depan.

OLAHRAGA | 29 September 2019

Ganevo Peringkat Ketiga Livoli

Di bagian putri, tim Mabes TNI menjadi terbaik ketiga dengan mengalahkan Bahana Bank BJB Pakuan.

OLAHRAGA | 29 September 2019

3.500 Peserta Beradu Cepat di Herbalife Run 2019

Selain lomba lari, Herbalife Run 2019 juga diisi sejumlah aktivitas gaya hidup sehat lainnya.

OLAHRAGA | 29 September 2019

Juara Korea Terbuka, Fajar/Rian Tidak Ingin Cepat Puas

Fajar/Rian menduduki podium juara Korea Terbuka usai mengalahkan Takeshi Kamura/Keigo Sonoda (Jepang), dua gim langsung 21-16, 21-17.

OLAHRAGA | 29 September 2019

Atlet Pelatnas Daniel Frans Watopa Juara Rhino Cross Triathlon

Daniel mencatatkan waktu tercepat dengan raihan waktu 1 jam 55 menit 13 detik.

OLAHRAGA | 29 September 2019

Taklukkan Ganda Jepang, Fajar/Rian Juara Korea Terbuka 2019

Fajar/Rian sukses mengemas kemenangan 21-16, 21-17 atas Takeshi Kamura/Keigo Sonoda.

OLAHRAGA | 29 September 2019

600 Peserta Ramaikan Olahraga Yoga in The Park

Acara Yoga In The Park tahun ini diselenggarakan di dalam taman mega arsitektur seluas 12.000 m2 di Scientia Square Park, Gading Serpong, Tangerang.

OLAHRAGA | 29 September 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS