Susy Sebut Owi Berstatus Magang Karena Tidak Ada Pasangan
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Susy Sebut Owi Berstatus Magang Karena Tidak Ada Pasangan

Selasa, 19 Mei 2020 | 14:10 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / AMA

Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Susy Susanti angkat bicara dan menjelaskan soal status magang yang disandang Tontowi Ahmad atau yang akrab disapa Owi di Pelatnas Cipayung. Status ini disebut Owi sebagai salah satu alasan pengunduran dirinya lebih cepat dari dunia bulutangkis. Menurut Susy, status itu disandang Owi karena sejak promosi dan degradasi pada awal 2020, belum memiliki pasangan lagi.

Itu terjadi karena kepala pelatih ganda campuran PBSI, Richard Mainaky, melaporkan bahwa pasangan Owi, sejak Liliyana Natsir mundur, Winny Oktavina Kandow, akan dipasangkan kembali bersama partner sebelumnya yaitu Akbar Bintang Cahyono.

“Otomatis kan kalau kembali berpasangan dengan Akbar, berarti Winny tidak berpasangan lagi sama Tontowi dan situasi ini membuat Tontowi sementara itu belum ada pasangan main. Namun di situasi seperti itu, PBSI tetap memberikan kesempatan kepada Tontowi, tetapi dengan status SK (Surat Keputusan) Magang, karena belum punya pasangan tetap,” kata Susy dalam keterangan resmi PBSI, Selasa (19/5/2020).

Menurutnya, Tontowi memang sudah direncanakan untuk berpasangan dengan Apriyani Rahayu, tetapi belum ada kepastian tentang rencana tersebut. Apalagi di ganda putri, Apriyani bersama Greysia Polii telah lolos ke Olimpiade Tokyo 2020.

Di tengah kondisi itu, PBSI masih juga memberikan kesempatan kepada Tontowi untuk bermain di sejumlah turnamen sebagai try out karena menyandang status pemain magang. Namun seluruh program pengiriman tentunya harus disertai dengan target yang jelas.

“Apabila hasilnya baik, maka akan ada reward berupa extra try out untuk Tontowi. Hal ini juga berlaku bagi semua atlet pelatnas,” imbuh mantan ratu bulutangkis Indonesia tersebut.

Lebih lanjut, istri dari Alan Budikusuma itu mengatakan, pada 2020, PBSI memang harus bijak dalam mengatur prioritas hingga anggaran pengiriman pemain, terutama bagi mereka yang diprogramkan untuk Olimpiade Tokyo 2020.

Sebelumnya, Tontowi Ahmad mengungkapkan, status sebagai pemain magang di pelatnas menjadi salah satu penyebab ia mengambil keputusan gantung raket. Ia mengaku kaget dan keberatan dengan keputusan yang dikeluarkan PB PBSI sejak Desember 2019. Keputusan tersebut sungguh mengganggunya.

“Saya kaget dengan keputusan PBSI saat itu. Saya keberatan karena status magang biasanya untuk pemain junior yang mau masuk ke pelatnas. Sementara saya kan sudah senior, itu yang buat saya sedikit terganggu,” kata Tontowi saat jumpa pers virtual, Senin (18/5/2020).

Namun Owi mengaku tidak sempat menanyakan alasan mengenai status magang tersebut. Dirinya tidak menyangka karena sepanjang 2019 merasa tampil baik bersama Winny Oktavina Kandow. Pria yang kini berusia 32 tahun itu berharap kejadian serupa tidak menimpa pemain lain, apalagi yang sudah memberikan prestasi untuk Indonesia.

“Saya sebenarnya tidak mau membahas ini lagi. Saya juga tidak dendam. Saya pensiun sekarang, sudah tenang. Saya tak ingin bahas, tetapi saya sedikit kasih masukan ke PBSI. Seharusnya, PBSI bisa lebih menghargai pemain yang sudah memberikan prestasi untuk Merah Putih," ungkap Owi.

Menurutnya PBSI adalah organsiasi yang bisa mengayomi dan menghargai anak buahnya. “Contoh saya yang sudah berprestasi, saya tahun kemarin masih peringkat satu dunia. Saya baru dicoba satu pasangan walaupun belum pernah masuk semifinal, tetapi saya sudah kalahkan pemain top 10 besar dunia. Maksudnya saya tak sejelek itu untuk langsung dibuang,” kata Tontowi lagi.

Tontowi juga kaget karena tahun lalu sempat membahas rencana bermain bersama Apriyani Rahayu. Tontowi/Apriyani dipasangkan PBSI sejak Januari 2020 dan langsung debut di Indonesia Masters pada bulan yang sama. Sayang justru turnamen itu menjadi kejuaraan terakhir yang diikuti Tontowi sebelum akhirnya gantung raket.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Shannon Briggs Klaim Akan Hadapi Tyson

Briggs mengonfirmasi kesepakatan untuk menghadapi Tyson telah dicapai.

OLAHRAGA | 18 Mei 2020

Holyfield Optimistis Duel Ketiga Lawan Tyson Bakal Terwujud

Holyfield sudah pernah dua kali bertemu Tyson yang berakhir dengan kemenangan.

OLAHRAGA | 18 Mei 2020

Ini Alasan Tontowi Ahmad Mundur dari Bulutangkis

Peraih medali emas Olimpiade Rio de Janeiro 2016, Tontowi Ahmad (32), mundur karena tidak memiliki motivasi sebesar dulu dan merasa sudah cukup secara prestasi.

OLAHRAGA | 18 Mei 2020

Tontowi Ahmad Resmi Gantung Raket

Tontowi Ahmad mengumumkan secara resmi pengunduran diri dari timnas bulutangkis Merah Putih melalui akun Instagram pribadinya @tontowiahmad.

OLAHRAGA | 18 Mei 2020

Berat, Wacana Laga IBL Tanpa Penonton

IBL berencana akan kembali bergulir pada bulan September mendatang.

OLAHRAGA | 17 Mei 2020

Rencana Duel Tyson vs Holyfield, Ini Tanggapan Carls Froch

Nama-nama petinju legendaris lainnya seperti George Foreman, Eddie Hearn dan Dillian Whyte telah menyatakan keprihatinan akan rencana duel Tyson vs Holyfield.

OLAHRAGA | 16 Mei 2020

Lebaran, Atlet Bulutangkis Tetap Jalani Karantina di Pelatnas

PBSI berencana kembali beraktivitas secara normal pada 2 Juni mendatang.

OLAHRAGA | 15 Mei 2020

One Championship Jalin Kerja Sama dengan Merek Global Terkemuka

Xiaomi, Intel, HP, dan Logitech akan mensponsori serangkaian konten baru yang inovatif termasuk esports dan "The Apprentice: ONE Championship Edition".

OLAHRAGA | 15 Mei 2020

Mike Tyson dan Evander Holyfield Siap Kembali Adu Jotos

Demi mengumpulkan uang untuk amal, bukan mustahil duel Mike Tyson melawan Evander Holyfield jilid ketiga akan digelar.

OLAHRAGA | 14 Mei 2020

Alami Serangan Jantung, Ayah Khabib Nurmagomedov Sadar dari Koma

Abdulmanap Nurmagamedov, ayah dari juara MMA Khabib Nurmagamedov mengalami koma setelah menjalani operasi jantung.

OLAHRAGA | 14 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS