Cabor Diminta Kreatif Kembangkan Pembinaan Atlet
INDEX

BISNIS-27 448.146 (0.31)   |   COMPOSITE 5091.82 (20.37)   |   DBX 966.643 (7.34)   |   I-GRADE 139.941 (-0.23)   |   IDX30 428.154 (0.15)   |   IDX80 113.358 (0.41)   |   IDXBUMN20 291.199 (0.73)   |   IDXG30 119.599 (-0.42)   |   IDXHIDIV20 379.423 (-0.2)   |   IDXQ30 124.629 (0.03)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.24)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.39)   |   IDXV30 107.251 (0.23)   |   INFOBANK15 832.7 (-1.05)   |   Investor33 373.408 (0.72)   |   ISSI 150.953 (0.22)   |   JII 549.986 (0.88)   |   JII70 187.543 (0.51)   |   KOMPAS100 1019.5 (2.84)   |   LQ45 788.563 (1.25)   |   MBX 1407.83 (4.87)   |   MNC36 279.661 (0.67)   |   PEFINDO25 277.129 (5.34)   |   SMInfra18 242.149 (-0.57)   |   SRI-KEHATI 316.134 (0.38)   |  

Cabor Diminta Kreatif Kembangkan Pembinaan Atlet

Senin, 1 Juni 2020 | 16:19 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / AMA

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Raja Sapta Oktohari mendorong pengurus induk-induk organisasi olahraga (PB/PP) harus lebih terpacu mempersiapkan atlet-atletnya menghadapi kejuaraan meski pandemi Covid-19 belum mereda. Dalam kondisi seperti ini, para pengurus induk cabang olahraga (cabor) dituntut mengembangkan kreativitas pembinaan atlet agar tetap semangat meraih prestasi.

“Kita tidak boleh berhenti dalam menjalankan pembinaan atlet di tengah Covid-19. Apalagi Presiden Joko Widodo telah mempersiapkan berbagai hal menuju fase kehidupan baru. Kita selaku masyarakat olahraga sudah harus bersiap menghadapi normal baru,” kata Okto dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin (1/6/2020).

Wabah virus corona dinilai mengganggu seluruh program latihan dan menghentikan berbagai turnamen. Namun atlet nasional tidak boleh pasrah dan harus memanfaatkan kesempatan agar bisa meningkatkan prestasinya dalam rangka menghadapi persaingan ke depan.

“Pandemi ini jelas berdampak terhadap penurunan prestasi atlet. Bukan hanya atlet Indonesia tetapi seluruh atlet dunia. Pasalnya, mereka tidak bisa menjalankan program latihan yang telah disusun secara utuh, ditambah lagi dengan tidak adanya single event internasional yang jadi ajang mengukur perkembangan prestasi sebelum tampil di ajang multi event,” jelas pria yang akrab disapa Okto itu.

Dia meminta, pandemi ini tidak boleh menjadi alasan untuk menghentikan pembinaan terhadap atlet Indonesia. Sebaliknya, PB/PP harus lebih terpacu mempersiapkan atlet-atletnya agar bisa bersaing untuk meraih hasil terbaik pada ajang SEA Games, Asian Games dan Olimpiade.

“Di sini dituntut kreativitas PB/PP dalam menjalankan program pembinaan atlet, dengan mengikuti aturan yang ditetapkan pemerintah. Yang pasti, program latihan dijalankan dengan mengutamakan kesehatan dan keselamatan atlet,” jelasnya.

Sebelum atlet Indonesia menghadapi normal baru, kata Okto, baik NOC, KONI, PB/PP, maupun Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kempora) sudah melakukan pembahasan bersama dalam merancang program latihan.

“Kita harus punya program latihan saat masih dalam kondisi pandemi atau program latihan pascapandemi. Dengan kata lain, kita harus bergandengan tangan dalam mengatasi segala kendala yang dihadapi dalam menjalankan program pembinaan demi masa depan olahraga Indonesia ke depan,” ujar Okto.

Sebelumnya, Kempora tengah menyusun draf protokol untuk menggelar kegiatan latihan dan kompetisi atau pertandingan olahraga ditengah new normal pandemi Covid-19. Ddraf tersebut, kata Menpora Zainudin Amali, merupakan masukan dari cabor, atlet, pelatih, dan organisasi induk, yang akan menyeseuaikan dengan tahapan pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Michael Jordan Turut Kecam Pembunuhan George Floyd

Jordan mengungkapkan perasaannya hanyut bersama keluarga Floyd dan yang lainnya yang mati akibat tindakan rasis.

OLAHRAGA | 1 Juni 2020

KOI Akan Sesuaikan Normal Baru Olahraga dengan IOC

Menurut Ketua KOI Raja Sapta setiap cabang olahraga punya standar tersendiri dalam penerapan protokol kesehatan pencegahan covid-19.

OLAHRAGA | 31 Mei 2020

Anthony Joshua Incar Tyson Fury

Baik Anthony Joshua dan Tyson Fury masih memiliki agenda tarung dengan lawan-lawannya yang masih terhambat karena Covid-19.

OLAHRAGA | 30 Mei 2020

Singkirkan Messi, Federer Jadi Atlet dengan Bayaran Tertinggi di Dunia

Dengan total bayaran sebesar US$ 106,3 juta, Roger Federer naik ke posisi teratas dari peringkat kelima tahun lalu.

OLAHRAGA | 30 Mei 2020

NBA Targetkan 31 Juli Mulai Kompetisi

NBA mengadakan rapat pimpinan pada Jumat (29/5/2020) kemarin dengan agenda presentasi proposal pembukaan kembali kompetisi.

OLAHRAGA | 30 Mei 2020

Kejuaraan Dunia Bulutangkis Junior 2020 Ditunda Tahun Depan

Pemain-pemain yang berhak untuk tampil di Kejuaraan Dunia Junior 2021 adalah mereka yang telah memenuhi kriteria lolos ke WJC di jadwal awal.

OLAHRAGA | 29 Mei 2020

BWF Umumkan Ketentuan Kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020

Turnamen-turnamen yang telah dijadwal ulang oleh BWF terhitung dari Agustus-Desember 2020, hasilnya tidak akan masuk ke perhitungan poin Race to Tokyo.

OLAHRAGA | 29 Mei 2020

Ini Usulan Desain New Normal Bidang Olahraga

Ada tiga bidang keolahragaan yang perlu diperhatikan, yakni olahraga pendidikan, olahraga rekreasi, dan olahraga prestasi.

OLAHRAGA | 29 Mei 2020

Sempat Ditunda September, Boston Marathon Akhirnya Dibatalkan

Boston Marathon 2021 dijadwalkan pada 19 April.

DUNIA | 29 Mei 2020

Holyfield Terbuka Tanding Tyson untuk Amal

Avander Holyfield siap lawan Tyson dalam pertarungan pameran.

OLAHRAGA | 26 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS