Praveen/Melati Diharapkan Pertahankan Tradisi Emas Olimpiade
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Praveen/Melati Diharapkan Pertahankan Tradisi Emas Olimpiade

Kamis, 11 Juni 2020 | 17:23 WIB
Oleh : Alexander Madji / AMA

Jakarta, Beritasatu.com - Pasangan ganda campuran terbaik Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, diharapkan bisa mempertahankan tradisi medali emas Olimpiade di Tokyo tahun depan. Apalagi, mereka memiliki modal besar setelah menjuarai All England 2020.

Harapan itu disampaikan oleh Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin, pelatih kepala ganda campuran Pelatnas Cipayung, Richard Mainaiky, dan pelatih ganda campuran Nova Widianto pada acara pemberian bonus untuk Praveen/Melati secara virtual, Kamis (11/6/2020).

Menurut Yoppy, tantangan terbesar Praveen dan Melati adalah bahwa mereka meneruskan prestasi ganda campuran Indonesia sebelumnya, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir yang sudah gantung raket. Owi/Butet, panggilan untuk pasangan itu, meraih emas pada Olimpiade Rio de Janeiro 2016. “Saya optimistis, Praveen/Melati bisa mewujudkan medali emas pada Olimpiade nanti,” kata Yoppy pada acara tersebut.

Peluang menjaga tradisi emas ini pun cukup besar karena waktu persiapan masih panjang, meski latihan saat ini masih terganggung oleh pandemi virus corona. “Soal mundurnya Olimpiade, saya melihat dari sudut positif. Mundur jangan jadikan kendala, justru memotivasi para atlet. Mundur berarti persiapan makin matang,” katanya.

Sementara Richard Mainaiky menilai, gelar All England menjadi modal sangat bagus bagi Praveen/Melati. Sebab dengan begitu, mereka semakin percayaan diri. Menurut dia, idealnya memang Olimpiade Tokyo tidak ditunda karena Praveen/Melati sedang dalam puncak penampilan. Namun, mereka harus bersiap lagi agar misi mempertahankan emas Olimpiade bisa terwujud.

Richard yang sedang berada di Tondano Sulawesi Utara menegaskan, saat ini para pemain di Pelatnas Cipayung belum bisa berlatih 100%. Mereka hanya berlatih untuk menjaga kebugaran tubuh. Sebab menurut dokter, kata dia, selama pandemi ini tenaga para pemain tidak boleh digenjot secara maksimal karena takut staminanya justru menurun.

Adapun Praveen Jordan menilai, misi medali emas Olimpiade Tokyo tidak dilihat sebagai beban, melainkan sebuah tantangan. Dengan begitu, ia tidak punya perasaan berlebihan karena takut kehilangan kontrol. “Saya juga selalu bilang ke Melly, kita menuju sana adalah proses. Ini tantangan. Saya dan Melly punya kemauan untuk mempertahankan tradisi medali emas itu,” kata Praveen.

Untuk saat ini, persiapan mereka pun belum bisa 100% karena takut kekebalan tubuh tergerus, sehingga mudah terserang virus. “Yang kami lakukan adalah menjaga stamina, melatih kebugaran tubuh, dan tetap menjaga pukulan agar tidak dimulai dari nol saat latihan kembali normal lagi,” ujar mantan pasangan Debby Susanto itu.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Bottas Yakin Posisinya Aman di Tim Mercedes

Vettel (32) asal Jerman sempat diberitakan bakal menggantikan posisi Bottas di Mercedes. Ia akan meninggalkan tim Ferrari pada akhir musim ini.

OLAHRAGA | 11 Juni 2020

Hamilton Kembali Jajal Mobil F-1 di Silverstone

Ia senang karena masih bisa mengemudikan mobil mesin jet darat tersebut yang tak lagi ia kendarai selama 100 hari akibat Covid-19.

OLAHRAGA | 11 Juni 2020

Final Asia Pacific Predator League 2020 Ditunda ke 2021

Acer mengumumkan bahwa Final e-Sport Asia Pacific Predator League 2020 akan ditunda hingga bulan April-Juni 2021 di Filipina karena pandemi Covid-19

OLAHRAGA | 11 Juni 2020

Praveen/Melati Diguyur Bonus Setelah Juarai All England 2020

Ganda campuran terbaik Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti mendapat bonus Rp 450 juta atas kesuksesan mereka menjuarai All England 2020.

OLAHRAGA | 11 Juni 2020

Pemulihan Cedera, Federer Menepi Sampai Akhir Tahun 2020

Roger Federer baru menjalani operasi lutut pada bulan Februari lalu.

OLAHRAGA | 11 Juni 2020

Pelatih Atletik Nasional Tekankan Pentingnya Latihan Penguatan Otot

Bagi para penggemar olahraga lari, latihan adalah sesuatu yang sangat penting. Karena itu, selama tinggal di rumah latihan perlu tetap dilakukan.

OLAHRAGA | 10 Juni 2020

KOI Libatkan Cabor Susun Protokol Olahraga

KOI melibatkan seluruh induk cabor yang terdaftar sebagai anggota menyusun protokol keolahragaan Indonesia jelang pemberlakuan normal baru atau "new normal".

OLAHRAGA | 9 Juni 2020

PBSI Terima Klarifikasi BWF Soal Poin BAMTC

PBSI mengaku puas dengan klarifikasi BWF soal poin gratis yang diberikan untuk Tiongkok dan Hong Kong pada Badminton Asia Mixed Team Championship (BAMTC) 2020.

OLAHRAGA | 9 Juni 2020

McGregor Umumkan Pensiun, Ini Reaksi Mayweather

Lewat pesan emosional di akun Instagram, McGregor menyampaikan keputusan pensiun.

OLAHRAGA | 8 Juni 2020

Audisi Esports Star Indonesia Dimulai

Esporst Star Indonesia GTV menjadi ajang pencarian bintang eSport yang pertama dan satu-satunya di Indonesia.

OLAHRAGA | 8 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS