Sudutkan Kivlan, Iwan Diadukan ke Polisi
INDEX

BISNIS-27 447.461 (-6.35)   |   COMPOSITE 5059.22 (-59.86)   |   DBX 933.73 (-7.01)   |   I-GRADE 135.366 (-2.1)   |   IDX30 427.201 (-7.13)   |   IDX80 111.513 (-1.85)   |   IDXBUMN20 284.629 (-6.37)   |   IDXG30 118.405 (-1.6)   |   IDXHIDIV20 382.903 (-6.43)   |   IDXQ30 125.347 (-2.16)   |   IDXSMC-COM 215.54 (-2.56)   |   IDXSMC-LIQ 243.745 (-4.83)   |   IDXV30 105.043 (-1.69)   |   INFOBANK15 803.622 (-8.33)   |   Investor33 371.182 (-4.92)   |   ISSI 148.056 (-1.95)   |   JII 539.107 (-10.07)   |   JII70 182.679 (-3.16)   |   KOMPAS100 996.599 (-14.96)   |   LQ45 780.316 (-12.34)   |   MBX 1404.61 (-17.5)   |   MNC36 278.843 (-3.77)   |   PEFINDO25 265.576 (-5.11)   |   SMInfra18 242.356 (-5.25)   |   SRI-KEHATI 313.434 (-3.93)   |  

Sudutkan Kivlan, Iwan Diadukan ke Polisi

Senin, 17 Juni 2019 | 12:18 WIB
Oleh : Farouk Arnaz / AMA

Jakarta, Beritasatu.com - Pengakuan tersangka makar Kurniawan alias Iwan yang dibeber oleh polisi bersama TNI dalam jumpa pers di Kemenko Polhukam, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (11/6/2019) lalu berbuntut panjang.

Saat itu Iwan mengatakan, dia ditangkap polisi pada tanggal 21 Mei terkait ujaran kebencian dan kepemilikan senjata api yang menurutnya ada kaitannya dengan Mayjen (Pur) Kivlan Zen.

Menurut pengacara Kivlan, Pitra Romadoni di Mabes Polri, pengakuan Iwan inilah yang akan dilaporkan polisi karena keterangan yang berbeda di berbagai media massa. Padahal, perkara ini masih dalam penyidikan di Polda Metro Jaya dan belum ada putusan dari pengadilan.

“Dengan keterangan dari tersangka ini, kami keberatan, karena keterangan ini bertolak belakang dengan fakta yang diketahui oleh klien kami (Kivlan) dan saksi kami. Sehingga ini bisa mencemarkan nama baik klien kami,” kata Pitra Romadoni Senin (17/6/2019).

Tindakan Iwan, menurutnya, melanggar Pasal 27 ayat 3 UU ITE dan Pasal 28 ayat 2 UU ITE. Juga Pasal 317 KUHP tentang keterangan palsu.

“Kami juga melapor adanya ancaman pembunuhan terhadap Pak Kivlan. Barang bukti yang disiapkan pada hari ini berupa video, nanti ada screenshoot pemberitaan, dan barang bukti lainnya itu saksi. Tapi namanya saya rahasiakan untuk keselamatan dia karena dia mengetahui,” urai Pitra Romadoni.

Ada tiga orang saksi yang mereka persiapkan untuk membuktikan jika tuduhan terhadap Kivlan itu, yang juga telah dijadikan tersangka dan ditahan dalam kasus makar, adalah palsu.

“Nanti kita lihat, untuk keselamatan mereka saja, soalnya saksi ini nggak boleh diintervensi, nanti kita hadirkan di pengadilan saja, soalnya takut nanti ada intervensi,” tegasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


BERITA LAINNYA

Koordinasi Menko Dinilai Tidak Efektif

Kordinasi Menko dengan para menteri di bawahnya dinilai tidak efektif dan lebih banyak memperlihatkan disharmoni.

POLITIK | 17 Juni 2019

Besok, KPU Sampaikan Penolakan Atas Perbaikan Gugatan Prabowo-Sandi di MK

Pasalnya, sejumlah dalil dan petitum yang ada dalam perbaikan permohonan Prabowo-Sandi berbeda dengan permohonan yang diajukan pada 24 Mei 2019.

POLITIK | 17 Juni 2019

Sengketa Pilpres, MK: Masing-masing Pihak Bisa Ajukan 15 Saksi dan 2 Ahli

Pembatasan saksi dan ahli ini mempertimbangkan aspek waktu sidang PHPU Pilpres yang lamanya hanya 14 hari kerja.

POLITIK | 17 Juni 2019

Ungkit "Rangkap Jabatan" Ma'ruf, BW Diminta Berkaca

Ray Rangkuti juga tak yakin kubu Prabowo mengikuti pilpres dengan jujur dan bermoral.

POLITIK | 17 Juni 2019

Adian Napitupulu Diserukan Jadi Menteri, Jokowi: Beliau Punya Kapasitas

Presiden Jokowi mengatakan banyak aktivis 98 menjabat posisi penting di pemerintahan dari bupati, wali kota, hingga anggota DPR.

POLITIK | 16 Juni 2019

Pakar: Hakim MK Tidak Akan Terpengaruh Pendapat Ahli, Tetapi Bukti

MK bukan forum penanganan pelanggaran pemilu, tapi berbicara mengenai hasil pemilu.

POLITIK | 16 Juni 2019

Bertemu Aktivis 98, Jokowi: Bangun Negara Butuh Kebersamaan

Negara ini negara besar yang sangat majemuk, sangat beragam.

POLITIK | 16 Juni 2019

Kisruh Demokrat, Andi Arief: Ada Skenario Jadikan Sandiaga dan Gatot Ketum

Menurut Andi Arief kisruh yang tengah terjadi di Partai Demokrat dilakukan guna mendorong kursi Ketum partai diduduki oleh Sandiaga Uno atau Gatot Nurmantyo.

POLITIK | 16 Juni 2019

Kuasa Hukum Jokowi Sebut Tak Kesulitan Siapkan Jawaban Gugatan Prabowo

Tim kuasa hukum Jokowi menyatakan pihaknya tidak kesulitan menyiapkan jawaban atas dalil gugatan yang disampaikan Prabowo-Sandi ke Mahkamah Konstitusi.

POLITIK | 16 Juni 2019

Survei SMRC: Pilpres 2019 Berjalan Cukup Jujur dan Adil

Sebanyak 55 persen responden menilai Pilpres 209 berjalan cukup jujur dan adil.

POLITIK | 16 Juni 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS