Istana Pastikan Perayaan HUT ke-75 RI Tetap Hikmat dan Meriah
INDEX

BISNIS-27 448.146 (0.31)   |   COMPOSITE 5091.82 (20.37)   |   DBX 966.643 (7.34)   |   I-GRADE 139.941 (-0.23)   |   IDX30 428.154 (0.15)   |   IDX80 113.358 (0.41)   |   IDXBUMN20 291.199 (0.73)   |   IDXG30 119.599 (-0.42)   |   IDXHIDIV20 379.423 (-0.2)   |   IDXQ30 124.629 (0.03)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.24)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.39)   |   IDXV30 107.251 (0.23)   |   INFOBANK15 832.7 (-1.05)   |   Investor33 373.408 (0.72)   |   ISSI 150.953 (0.22)   |   JII 549.986 (0.88)   |   JII70 187.543 (0.51)   |   KOMPAS100 1019.5 (2.84)   |   LQ45 788.563 (1.25)   |   MBX 1407.83 (4.87)   |   MNC36 279.661 (0.67)   |   PEFINDO25 277.129 (5.34)   |   SMInfra18 242.149 (-0.57)   |   SRI-KEHATI 316.134 (0.38)   |  

Istana Pastikan Perayaan HUT ke-75 RI Tetap Hikmat dan Meriah

Kamis, 6 Agustus 2020 | 16:58 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / AMA

Jakarta, Beritasatu.com - Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara, Setya Utama menyebutkan, pandemi Covid-19 membuat panitia mengubah rencana peringatan HUT ke-75 kemerdekaan RI. Padahal, jauh sebelum pandemi Covid-19, pemerintah telah menyiapkan kemeriahan pada ajang besar HUT ke-75 RI ini.

"Saya ingin menyampaikan bahwa sebetulnya jauh-jauh hari sebelum pandemi Covid-19 ini kita sudah menyiapkan sebuah acara besar di event besar 75 tahun kemerdekaan Republik Indonesia ini, lebih dari biasanya. Dan juga, kami akan mengadakan karnaval di minggu berikutnya setelah acara di Istana pada tanggal 17 yang akan dihadiri oleh puluhan negara sahabat waktu itu,” kata Setya Utama dalam acara Konferensi Pers terkait Peringatan HUT ke-75 Republik Indonesia yang digelar di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (6/8/2020).

Namun sayangnya, rencana perayaan HUT ke-75 Kemerdekaan RI yang meriah dari tahun-tahun sebelumnya terpaksa harus diganti karena menyesuaikan dengan kondisi adanya pandemi virus corona.

"Tetapi kemudian malang tidak dapat kita tolak, sehingga kita harus mengganti rencana itu dengan rencana lain yang kita sesuaikan dengan suasana saat ini, yaitu masih adanya pandemi Covid-19 ini,” ujar Setya Utama.

Panitia penyelenggara HUT ke-75 RI bersepakat untuk melakukan acara dengan lebih banyak dilakukan secara daring (dalam jaringan) atau online. Meskipun demikian, upacara peringatan detik-detik proklamasi akan tetap dilakukan di Istana secara sangat terbatas.

"Pertama akan tetap ada peringatan 17 Agustus di Istana yang diikuti oleh kementerian/lembaga dan juga daerah serta perwakilan Indonesia di luar negeri melalui online dan juga akan ada event-event kreatif. Untuk event-event kreatif ini nanti akan ada di media-media massa dan media-media online yang akan dipimpin oleh Pak Menpar,” terang Setya Utama.

Dengan mengusung tema besar "Indonesia Maju", Setya Utama berharap di usia yang ke-75 tahun ini, Indonesia sudah menjadi negara maju dari sisi ekonomi, sosial, politik, dan lain-lain. Meskipun tidak dapat melakukan upacara peringatan seperti tahun-tahun sebelumnya, Setya Utama berharap peringatan HUT ke-75 RI ini bisa tetap terasa kemeriahan dan kekhidmatannya.

"Meskipun kita tidak dapat mengadakan peringatan secara offline, tetapi secara online dengan melalui media yang ada, kita optimalkan supaya tetap meriah, sederhana karena dalam suasana seperti ini, tetapi bisa dirasakan kehikmatannya, kemeriahannya, dan pesan-pesan tentang patriotisme dari pendahulu-pendahulu kita yang telah berjuang untuk menegakkan dan mencapai kemerdekaan. Saya kira kita tetap harus ke sana,” papar Setya Utama.

Ditempat yang sama, Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono mengatakan, untuk pemerintah daerah dan kementerian/lembaga, upacara peringatan HUT kemerdekaan tahun ini dilakukan sedikit berbeda bagi daerah. Selain tetap melaksanakan upacara secara fisik di tempatnya masing-masing, tiap kepala daerah juga wajib mengikuti upacara di Istana secara daring.

"Memang agak berbeda kali ini, di mana para menteri, gubernur, wali kota, dan bupati melakukan upacara masing-masing di kantornya masing-masing seperti biasa tahun lalu, tetapi menyesuaikan dengan kondisi Covid-19, artinya sangat terbatas. Ditambah beliau-beliau ini wajib mengikuti upacara yang dilaksanakan di Istana. Jadi kalau kalimat sederhananya beliau dua kali melakukan upacara,” jelas Heru Budi Hartono.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Gerindra Bahas Persiapan Pilkada Hingga Nasib Prabowo di KLB 8 Agustus

Salah satu agenda kongres luar biasa Gerindra adalah menyikapi pilkada serentak dan membahas pemilihan ketua umum.

POLITIK | 6 Agustus 2020

Ini Mengapa RUU PKS Mendesak untuk Disahkan

Kasus kekerasan seksual yang terjadi belakangan ini menjadi alasan RUU PKS perlu segera disahkan.

POLITIK | 6 Agustus 2020

Hadapi Pilkada 2020, Nasdem Serahkan Salinan Kepengurusan ke KPU

Partai Nasdem siap menghadapi Pilkada serentak 2020.

POLITIK | 5 Agustus 2020

Jelang Pilkada, ASN Diminta Jaga Netralitas

ASN diharapkan tidak lagi melakukan pelanggaran netralitas.

POLITIK | 5 Agustus 2020

Johan Budi: Koordinasi Komunikasi Covid-19 Pemerintah Lemah

Dalam kondisi seperti sekarang, masyarakat harus tahu semua hal terkait informasi penanganan Covid-19.

POLITIK | 5 Agustus 2020

Gerindra Sepakat Izin Amdal Tidak Dicabut dalam RUU Ciptaker

“Saya sependapat dengan pemerintah bahwa izin lingkungan itu tidak dicabut, karena sudah terintegrasi di dalam perizinan berusaha,” kata Supratman.

POLITIK | 5 Agustus 2020

Rudy dan Gibran Siap Kuasai Solo

Ketua DPC PDI-P Solo, FX Hadi Rudyatmo dan calon Walikota Solo, Gibran Rakabuming siap memenangkan pilkada Kota Solo 2020.

POLITIK | 5 Agustus 2020

Bertemu Megawati dan Puan, Ini Kata Gibran

Gibran mengaku hanya ngobrol santai diiringi maka makanan kecil.

POLITIK | 5 Agustus 2020

Megawati Terima Gibran dan Hadi Rudyatmo di Teuku Umar

Megawati menerima Gibran dan Hadi Rudyatmo di kediamannya di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat.

POLITIK | 5 Agustus 2020

Wapres Ma'ruf: Pendekatan Keagamaan Kunci Atasi Covid-19

Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin menyatakan pendekatan keagamaan melalui fatwa ulama bisa menjadi salah satu kunci menghadapi Covid-19.

POLITIK | 5 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS