Korban Tewas Gempa Haiti Bertambah Jadi 14 Orang

Korban Tewas Gempa Haiti Bertambah Jadi 14 Orang
Beberapan korban yang terluka dirawat di luar rumah sakit umum di Port-de-Paix, Haiti, akibat beberapa bagian gedung yang rusak akibat gempa yang menggundang wilayah itu, Minggu (7/10) ( Foto: Dok SP )
Natasia Christy Wahyuni / JAI Senin, 8 Oktober 2018 | 14:11 WIB

Port-de-Paix - Jumlah korban tewas akibat gempa bumi berkekuatan 5,9 Skala Ritcher (SR) yang menggoncang Haiti, akhir pekan lalu, bertambah menjadi 14 orang. Sedikitnya 180 orang terluka dan mendapat perawatan medis yang terbatas karena kondisi rumah sakit yang rusak akibat goncangan gempa.

Empat orang meninggal di sekitar kota Gros-Morne ke arah selatan, termasuk seorang perempuan yang meninggal akibat serangan jantung setelah gempa. Korban meninggal lainnya dari kota Chansolme karena satu rumah runtuh dan satu korban lain di Saint-Louis-du-Nord.

Tim penyelamat sudah dikerahkan untuk membantu warga yang masih trauma akibat gempa tahun 2010. Sejauh ini, belum ada laporan tentang kerusakan lebih lanjut setelah gempa. Seorang warga, Marie Lourdes Estainvil (45), mengangkat tangan dan bernyanyi keras, “Yesus, kami membutuhkan kehadiran-Mu diantara kami saat kami berkumpul!”

Presiden Haiti Jovenel Moise menyatakan akan mengirimkan polisi dan militer tambahan ke kawasan itu. Dia juga berjanji membantu keluarga korban. Presiden Moise dan Perdana Menteri (PM) Haiti Jean-Henry Ceantwas berada di kota yang terkena gempa pada Minggu (7/10).

“Saya mengucapkan selamat untuk warga karena menunjukkan solidaritas dan dukungan, kata Moise lewat akun Twitter.
Beberapa rumah di wilayah yang paling terdampak telah hancur, termasuk juga satu rumah sakit dan pusat komunitas. Tingkat kerusakan sebenarnya tidak jelas, mesipun sebagian penduduk Port-de-Paix berusaha untuk melanjutkan hidup secara normal.

Seorang perwakilan pemerintah setempat menyebut 152 orang terluka di Port-de-Paix, sedangkan mereka yang terluka parah dibawa dengan ambulans udara untuk dirawat di ibu kota Port-au-Prince. Sebanyak 30 orang lainnya terluka di Gros-Morne.

Bangunan yang rusak antara lain suatu gereja di kota sebelah utara, Plaisance. Guncangan gempa itu adalah salah satu terkuat yang menimpa Haiti sejak gempa berskala 7,0 terjadi di dekat ibu kota pada 2010 yang menewaskan ribuan orang.



Sumber: Suara Pembaruan