Dubes AS untuk PBB Mundur Mendadak

Dubes AS untuk PBB Mundur Mendadak
Presiden AS Donald Trump menepuk bahu Dubes AS untuk PBB Nikki Haley di Oval office, Gedung Putih, 9 Oktober. Haley menyatakan mundur dari jabatannya dan diterima Trump. ( Foto: AFP )
Heru Andriyanto / HA Rabu, 10 Oktober 2018 | 03:17 WIB

Washington - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan pengunduran diri Duta Besar untuk PBB Nikki Haley, di Gedung Putih, Selasa (9/10) waktu setempat.

Duduk di samping perempuan tersebut, Trump memuji Haley sebagai orang yang fantastis dan telah melakukan tugasnya dengan luar biasa, dan mengatakan dia akan dengan senang hati menerimanya kembali ke pemerintahan.

"Dia telah menjalankan tugas dengan fantastis dan kami bersama telah melakukan tugas dengan fantastis," kata Trump.

"Dia mengatakan ke saya, mungkin enam bulan yang lalu, 'mungkin pada akhir tahun ini, akhir dari periode dua tahun ... saya ingin berhenti sejenak, saya ingin rehat'."

Pengunduran diri Haley tu disampaikan hanya empat pekan sebelum pemilu sela di AS untuk memilih anggota DPR dan Senat.

Dalam jumpa pers di ruang Oval Office itu, Trump mengatakan Haley adalah sosok yang spesial bagi dirinya, dan menyebutnya sebagai orang yang selalu paham.

Haley boleh memilih jabatan di pemerintahan kalau dia mau, kata Trump.

"Kami semua senang pada Anda, tetapi kami benci harus kehilangan. Semoga Anda akan kembali suatu saat nanti tetapi dalam kapasitas yang berbeda. Anda boleh memilih," kata Trump yang disambut senyum lebar oleh Haley.

Calon pengganti Haley akan diumumkan dalam dua-tiga pekan ke depan.

Alasan Mundur
Haley menyebut tugasnya sebagai duta besar di PBB adalah "kehormatan seumur hidup", tetapi dia menambahkan sudah waktunya untuk meninggalkan pemerintahan.

"Tidak ada alasan pribadi," ujarnya. "Sangat penting bagi para pejabat pemerintah untuk paham kapan waktunya menepi. Saya ingin memastikan bahwa pemerintahan ini, dan presiden ini, memiliki orang terkuat untuk bertarung."

Haley, yang pernah menjabat gubernur South Carolina, juga memuji kebijakan luar negeri sekarang yang membuat "AS dihormati".

"Negara-negara lain mungkin tidak menyukai yang kita lakukan, tetapi mereka menghormati yang kita lakukan," ujarnya.

Haley ditunjuk sebagai Dubes untuk PBB setelah kemenangan Trump pada November 2016, meskipun dia mendukung Senator Florida Marco Rubio dan kemudian mendukung Senator Texas Ted Cruz dalam konvensi Partai Republik.

Baca juga: Ini Isi Surat Haley ke Trump



Sumber: CNN