Trump Sebut Menhan AS Kemungkinan Mundur

Trump Sebut Menhan AS Kemungkinan Mundur
James "Mad Dog" Mattis. ( Foto: Wall Street Journal )
/ WIR Senin, 15 Oktober 2018 | 19:29 WIB

Washington-Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengatakan Menteri Pertahanan (Menhan) AS, James Mattis, mungkin akan mundur dari jabatannya. Trump juga menggambarkan Mattis “sangat Demokrat”.

Pernyataan itu, disampaikan Trump dalam wawancara dengan Kepada Biro USA Today, Susan Page, di Gedung Putih, Washington, AS, dalam acara “60 Menit” yang ditayangkan CBSN, Minggu (14/10).

Saat ditanya mengapa banyak orang yang dipilihnya justru meninggalkan kabinet pemerintahannya, Trump mengatakan, dia sebenarnya memiliki kabinet terbaik, memiliki orang-orang terbaik yang melakukan tugas mereka.

Susan kemudian menanyakan apakah masih ada lagi yang akan meninggalkan kabinetnya, Trump mengatakan, mungkin saja. Lalu ketika Susan bertanya apakah John Mattis akan meninggalkan kabinet, Trump mengatakan, hal itu bisa saja terjadi.

“Saya tidak tahu, dia belum mengatakannya, kami memiliki hubungan yang sangat baik, tapi bisa saja dia mundur,” kata Trump.

Trump kemudian mengatakan bahwa Mattis sangat Demokrat, sehingga kemungkikan tidak memiliki pemikiran yang sejalan dengan kebijakan pertahanan Trump. Mattis merupakan seorang jenderal Korps Marinir yang sudah pensiun, dan belum secara terbuka mengidentifikasi dirinya sebagai pendukung Demokrat atau Republik.

Rumor yang beredar menyebut Mattis semakin jarang dimintai pendapat tentang pertahanan oleh Trump, setelah Trump memilih John Bolton sebagai Kepala Penasihat Keamanan Nasional dan Mike Pompeo sebagai Menteri Luar Negeri Menlu) AS.

"Saya pikir dia seperti Demokrat, jika Anda ingin tahu yang sebenarnya. Tapi Jenderal Mattis adalah pria yang baik. Kami bergaul dengan sangat baik. Dia boleh pergi. Maksud saya, pada titik tertentu, semua orang pergi. Semua orang. Orang-orang pergi. Itu adalah Washington," ujar Trump.
Dalam wawancara tersebut, Trump juga membantah bahwa dia kecewa dengan orang-orang di Gedung Putih yang digambarkannya seperti mesin yang bekerja lambat. Trump juga membantah bahwa administrasinya dalam keadaan “chaos”.

“Itu semua salah, itu berita palsu. Ada ratusan orang di Gedung Putih, sebagian saya pilih, sebagian tidak, saya mengubah beberapa hal, termasuk mentalitas, semua untuk kinerja yang fenomenal, dan saya yakin kinerja (Gedung Putih, Red) akan fenomenal,” ujar Trump.
Menanggapi pernyataan Trump, Juru Bicara Badan Pertahanan AS (Pentagon), Kolonel Angkatan Darat, Rob Manning, mengatakan Mattis tidak pernah mengindikasikan akan mundur dan tetap fokus melaksanakan tugasnya.



Sumber: Suara Pembaruan