Trump: Mattis Bisa Jadi Mundur

Trump: Mattis Bisa Jadi Mundur
James "Mad Dog" Mattis. ( Foto: Wall Street Journal )
Jeanny Aipassa / JAI Senin, 15 Oktober 2018 | 14:22 WIB

Washington - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump,mengindikasikan Menteri Pertahanan (Menhan) AS, James Mattis, bisa jadi akan mundur dari jabatannya, mengikuti beberapa pejabat yang telah meninggalkan kabinet.

Pernyataan itu, disampaikan Trump dalam wawancara dengan Kepala Biro USA Today, Susan Page, di Gedung Putih, Washington, AS, dalam acara “60 Minutes” yang ditayangkan CBSN, Minggu (14/10).

Dalam wawancara tersebut, Trump tidak menampik bahwa masih ada kemungkinan pejabat atau petinggi yang memutuskan meninggalkan pemerintahannya. Lalu ketika Susan bertanya apakah John Mattis akan meninggalkan kabinet, Trump mengatakan, hal itu bisa saja terjadi.

"Saya tidak tahu, dia belum mengatakannya, kami memiliki hubungan yang sangat baik, tapi bisa saja dia mundur,” kata Trump.

Rumor yang beredar menyebut Mattis semakin jarang dimintai pendapat tentang pertahanan oleh Trump, setelah Trump memilih John Bolton sebagai Kepala Penasihat Keamanan Nasional dan Mike Pompeo sebagai Menteri Luar Negeri (Menlu) AS.

Banyak kalangan yang menilai Mattis akan memilih mundur seperti yang dilakukan Duta Besar AS untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Nikki Haley, karena ketidakcocokan dengan Bolton dan Pompeo.

Trump mengatakan bahwa Mattis sangat Demokrat, sehingga kemungkikan tidak memiliki pemikiran yang sejalan dengan kebijakan pertahanannya. Mattis merupakan seorang jenderal Korps Marinir yang sudah pensiun, dan belum secara terbuka mengidentifikasi dirinya sebagai pendukung Demokrat atau Republik.

"Saya pikir dia seperti Demokrat, jika Anda ingin tahu yang sebenarnya. Tapi Jenderal Mattis adalah pria yang baik. Kami bergaul dengan sangat baik. Dia boleh pergi. Maksud saya, pada titik tertentu, semua orang pergi. Semua orang. Orang-orang pergi. Itu adalah Washington," ujar Trump.



Sumber: Suara Pembaruan