Pemimpin Oposisi Peru Dibebaskan

Pemimpin Oposisi Peru Dibebaskan
Unggul Wirawan / WIR Kamis, 18 Oktober 2018 | 21:04 WIB

Lima- Seorang hakim banding telah membebaskan pemimpin oposisi Peru Keiko Fujimori, pada Rabu (17/10), seminggu setelah ditangkap dalam penyelidikan korupsi yang sedang berlangsung.

Putri mantan pemimpin kuat Peru, Alberto Fujimori, menangis ketika hakim membaca putusannya pada Rabu malam. Keiko dicela oleh para kritikus ketika dia meninggalkan pengadilan.

Fujimori masih dalam penyelidikan atas kontribusi keuangan yang tidak diumumkan untuk kampanye kepresidenan 2011, dengan total sekitar US$ 1,2 juta atau sekitar Rp17,6 miliar. Setidaknya 19 orang lainnya telah ditangkap dalam kasus ini.

Menurut jaksa, mantan presiden Pedro Pablo Kuczynski, Alan Garcia dan Alejandro Toledo telah mengambil sumbangan kampanye yang tidak diumumkan dengan menukar janji untuk membuat raksasa konstruksi Brasil memenangkan tender lokal.

Jaksa penuntut juga sedang menyelidiki mantan presiden Ollanta Humala karena diduga mengambil U$ 3 juta (sekitar Rp 44,4 miliar) dalam suap dari Odebrecht. Penyelidikan jaksa berasal dari interogasi Jorge Barata, seorang Brasil yang merupakan mantan bos Odebrecht di Peru.

Jaksa mengatakan kepada penyelidik Brasil bahwa Barata membagikan jutaan dolar kepada kandidat presiden Peru antara 2001 dan 2016.



Sumber: Suara Pembaruan