April 2019, AS Tarik Seluruh Pasukan di Suriah

April 2019, AS Tarik Seluruh Pasukan di Suriah
Presiden Trump menyampaikan pidato tentang doktrin pertahanan rudal Amerika Serikat, di Pentagon, Kamis (17/1). ( Foto: Dok SP )
Jeanny Aipassa / WIR Sabtu, 9 Februari 2019 | 16:35 WIB

Washington, Beritasatu.com- Badan Pertahanan Amerika Serikat (Pentagon) dikabarkan telah menetapkan April 2019 sebagai batas akhir penarikan seluruh pasukan militer dari Suriah.

Sumber di Pentagon menyebutkan petinggi militer Amerika Serikat (AS) berencana menarik sebagian besar pasukannya pada pertengahan Maret 2019, dan penarikan penuh seluruh pasukan pada akhir April 2019.

Menurutnya, batas waktu penarikan pasukan AS di Suriah ditetapkan Pentagon untuk memberi kepastian kepada Gedung Putih dalam mengambil keputusan dan menegosiasikannya dengan negara-negara yang tergabung dalam koalisi anti-ISIS (Islamic State in Iraq and Suriah).

Pada Jauari 2019, Presiden AS, Donald Trump, telah mengumumkan rencana penarikan pasukan militer AS yang bertugas memerangi ISIS di wilayah Suriah dan Irak. Namun adninistrasi Trump belum menetapkan batas waktu tegas untuk menarik pasukan AS dari Suriah.

Departemen Luar Negeri (Deplu) AS juga menyatakan belum ada jadwal pasti penarikan pasukan militer AS karena harus menegosiasikannya dengan negara-negara anggota koalisi anti-ISIS yang dipimpin AS. Apalagi AS tetap berkomitmen untuk melindungi pejuang Kurdi yang membantu memberantas kelompok ISIS di Suriah.

"Intinya adalah Keputusan harus dibuat. Pada titik tertentu, kami membuat kemajuan politik, atau mereka harus memberitahu militer untuk memperlambat, atau kami akan melanjutkan tanpa proses politik," kata pejabat AS yang menolak disebut namanya.

Dia mengungkapkan, Pentagon sedang bersiap untuk menarik semua pasukan militer AS keluar dari Suriah pada akhir April 2019, meskipun pemerintahan Trump belum merampungkan rencana untuk melindungi pejuang Kurdi.

Saat ini, para pejuang Kurdi yang didukung militer AS terus melancarkan serangan untuk merebut tempat-tempat suci terakhir di Suriah yang diduduki kelompok teroris ISIS. Diharapkan serangan gencar itu akan memukul mundur sisa-sisa pejuang ISIS di Suriah karena memasuki Maret 2019, perhatian militer AS akan terarah pada penarikan pasukan.



Sumber: Suara Pembaruan