Dokter Venezuela Gelar Demonstrasi Kecam Pemerintah

Dokter Venezuela Gelar Demonstrasi Kecam Pemerintah
Para dokter Venezuela mengadakan aksi demonstrasi sambil membawa bendera Venezuela berukuran besar dan meneriakkan slogan-slogan menentang Presiden Nicolas Maduro, di Jembatan Internasional Tienditas, dekat Kota Cucuta, Kolombia, Minggu (10/2). ( Foto: Dok SP )
Jeanny Aipassa / JAI Senin, 11 Februari 2019 | 14:13 WIB

Caracas, Beritasatu.com - Sekitar 30 dokter mengadakan aksi demonstrasi mengecam pemerintah Venezuela yang memboikot bantuan kemanusiaan berupa obat-obatan dan bahan makanan untuk rakyat Venezuela.

Pada Minggu (10/2), para dokter yang memakai jas putih mereka dan membawa bendera Venezuela berukuran besar, mengadakan aksi demonstrasi di dekat Jembatan Internasional Tienditas, Kota Cucuta, Kolombia.

Para dokter mengadakan aksi demonstrasi di dekat Jembatan Internasional Tienditas, di sisi perbatasan Kolombia, karena menghindari ancaman penangkapan jika mereka melakukan aksi tersebut di wilayah Venezuela.

Mereka mendesak mendesak militer Venezuela membuka akses untuk distribusi bantuan kemanusiaan yang diboikot di perbatasan dekat Kota Cucuta, Kolombia.

Para dokter mendekati militer yang berjaga-jaga di perbatasan dan meminta mereka memindahkan tanker dan dua kontainer kargo yang ditempatkan di Jembatan Internasional Tienditas, untuk menghalangi masuknya trun-tuk bantuan kemanusiaan dari AS yang telah tiba pekan lalu.

Dr Katia Diaz, mengatakan pemboikotan terhadap bantuan kemanusiaan yang dilakukan militer Venezuela atas perintah Presiden Nicolas Maduro, menunjukkan pemerintahan yang tidak berperikemanusiaan dan berpihak pada kepentingan rakyat.

“Ini (boikot, Red) adalah wadah kesombongan diktator. Itu menunjukkan kurangnya rasa kemanusiaan, dan belas kasihan atas penderitaan rakyat,” ujar Diaz.

Amerika Serikat (AS) telah menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa obat-obatan dan bahan makanan suplemen tinggi bagi anak-anak Venezuela yang dilaporkan kelaparan dan kekurangan gizi. Bantuan tersebut diantar dengan menggunakan truk melewati Kolombia menuju perbatasan Venezuela.

Pada akhir pekan lalu, trun bantuan kemanusiaan AS tiba di Kota Cucuta, Kolombia, yang berbatasan dengan Venezuela.Namun truk tersebut dilarang masuk ke Venezuela atas perintah Presiden Nicolas Maduro. Militer Venezuela menempatkan tanker dan dua kontainer yang ditempatkan militer Venezuela di Jembatan Internasional Tienditas yang menghubungkan Kolombia dan Venezuela.

 

 



CLOSE