Pejabat Pemerintah Venezuela Setuju Maduro Lengser

Pejabat Pemerintah Venezuela Setuju Maduro Lengser
Presiden Venezuela Nicolas Maduro, berpidato saat rapat umum di Istana Presiden Miraflores, di Caracas, Venezuela, Sabtu (9/3/2019). ( Foto: AFP )
Unggul Wirawan / WIR Rabu, 1 Mei 2019 | 09:52 WIB

Caracas, Beritasatu.com- Tiga anggota lingkaran dalam Presiden Venezuela Nicolás Maduro telah setuju dengan oposisi bahwa sang presiden "harus pergi" dan kemudian mengundurkan diri.

Seperti dilaporkan BBC, Rabu (1/5), para pejabat Amerika Serikat (AS) mengatakan persetujuan itu terjadi setelah pemimpin oposisi Juan Guaido meminta militer untuk membantunya mengakhiri pemerintahan Maduro.

Para pengunjuk rasa turun ke jalan-jalan di ibu kota Caracas untuk mendukung aksi penolakan pada Selasa (30/4).

Tetapi para pemimpin militer tampaknya berdiri di belakang Maduro, menuduh Guaido melakukan percobaan kudeta.

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo juga menuduh Maduro telah bersiap untuk meninggalkan negara itu pada Selasa (30/4) dan terbang ke Kuba. Tetapi niat itu urung setelah dibujuk oleh Rusia.

"Mereka memiliki pesawat terbang di landasan. Dia siap untuk pergi pagi ini, seperti yang kita mengerti. Tapi Rusia mengindikasikan dia harus tinggal," kata Pompeo kepada penyiar CNN.

Presiden Maduro memberikan pidato TV yang menantang pada Selasa malam. Duduk di samping komandan militer, ia mengatakan akan menang dalam menghadapi apa yang ia sebut upaya kudeta yang didukung oleh imperialisme AS.



Sumber: Suara Pembaruan