Presiden Maduro Pamer Dukungan Militer, AS Siap Intervensi

Presiden Maduro Pamer Dukungan Militer, AS Siap Intervensi
Presiden Venezuela Nicolas Maduro (tengah) berbaris bersama pasukan militer didampingi oleh Menteri Pertahanan Vladimir Padrino (kiri) di "Fuerte Tiuna" di Caracas, Venezuela, Kamis (2/5/2019). ( Foto: AFP/Kepresidenan Venezuela / JHONN ZERPA )
Jeanny Aipassa / WIR Jumat, 3 Mei 2019 | 11:50 WIB

Caracas, Beritasatu.com- Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, memamerkan dukungan militer yang kuat terhadapnya, seiring kabar kudeta dari kelompok oposisi yang didukung militer yang membelot.

Sementara itu, Amerika Serikat (AS) mengindikasikan kemungkinan dilakukannya intervensi militer di Venezuela pascabentrokan pada peringatan Hari Buruh yang telah menimbulkan korban jiwa.

Pada Kamis (2/5), Maduro tampil dalam siaran televisi sambil membawa petinggi militer dan membantah klaim AS dan oposisi Venezuela bahwa militer mendukung kudeta terhadap pemerintahannya. Menteri Pertahanan Vladimir Padrino dan Kepala Operasi Militer Remigio Ceballos, hadir mendampingi Maduro.

Tak hanya itu, Maduro yang didampingi petinggi militer juga tampil pada upacara yang dihadiri sekitar 4.500 personel militer, dan
mengajak semua elemen militer bersatu melawan pengkhianat bangsa dan komplotan yang merencanakan kudeta.

“Kita dalam posisi siap tempur. Terus siaga mempertahankan moral kita untuk melawan semua pengkhianat dan komplotan kudeta. Tak boleh ada yang takut, ini waktunya kita mempertahankan hak kita akan perdamaian,” kata Maduro dalam upacara militer di Caracas, yang disiarkan stasiun televisi.

Menteri Pertahanan Venezuela, Vladimir Padrino, yang hadir mendampingi Maduro juga menyampaikan pidato yang menegaskan dukungan militer untuk Maduro.

"Kami datang untuk memastikan kesetiaan kami kepada komandan tertinggi angkatan bersenjata, yaitu presiden kami satu-satunya, Presiden Nicolas Maduro," kata Padrino.



Sumber: Suara Pembaruan