Khawatir Ancaman Iran, Pompeo Mendadak Kunjungi Irak

Khawatir Ancaman Iran, Pompeo Mendadak Kunjungi Irak
Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo (kedua dari kanan) tersenyum setibanya di Bandara Internasional Baghdad di Baghdad, Irak, Selasa (7/5/2019). ( Foto: AFP / MANDEL NGAN )
Jeanny Aipassa / WIR Rabu, 8 Mei 2019 | 18:24 WIB

Baghdad, Beritasatu.com-  Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo, mendadak membatalkan rencana kunjungan ke Jerman dan mengunjungi Irak pada Selasa (7/6). Kunjungan yang tidak dijadwalkan tersebut diduga terkait dengan ancaman Iran untuk keluar dari Perjanjian Nuklir yang telah ditinggalkan AS tahun lalu.

Perubahan jadwal yang tidak biasa itu, terjadi di menit-menit terakhir setelah pembicaraan singkat antara Pompeo dengan Menlu Rusia, Sergei Lavrov, di sela-sela pertemuan Dewan Arktik di Finlandia, Senin (6/5).

Pompeo sebelumnya dijadwalkan berkunjung ke Jerman pada Selasa (7/6), setelah meninggalkan Finlandia, untuk bertemu dengan Kanselir Jerman, Angela Merkel, dan Menlu Jerman, Heiko Maas. Selanjutnya pada Rabu (8/5), Pompeo dijadwalkan berkunjung ke Inggris.

Namun seusai bertemu dengan Lavrov, Pompeo langsung menghubungi Menlu Jerman untuk menjelaskan keputusannya menunda pertemuan yang sudah lama direncanakan karena harus segera menuju Irak. Pompeo berjanji akan segera menjadwal ulang rencana kunjungannya ke Jerman.

Ketua Komite Urusan Luar Negeri Jerman, Norbert Rottgen, mengatakan pihaknya sangat menyesalkan pembatalan tersebut karena ada banyak agenda yang harus dibahas kedua negara, terkait dengan tantangan bersama maupun hubungan bilateral.

“Sayangnya rencana itu tidak cocok dengan iklim hubungan kedua negara (Jerman-AS, Red) saat ini,” ujar Rottgen.



Sumber: Suara Pembaruan