Kasus Campak di AS Catat Rekor Tertinggi

Kasus Campak di AS Catat Rekor Tertinggi
Ilustrasi campak. ( Foto: Wikipedia )
/ FER Kamis, 6 Juni 2019 | 22:32 WIB

Washongton, Beritasatu.com - Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan Amerika Serikat (AS) menyatakan, jumlah kasus campak di negara itu telah melampaui 1.000 kasus.

Pengumuman itu muncul beberapa hari setelah pihak berwenang menyatakan, AS berada dalam bahaya kehilangan ‘status eliminasi’ terhadap penyakit pernapasan menular itu jika wabah saat ini terus berlanjut.

Saat ini, terdapat 1.001 kasus campak atau 20 kasus lebih banyak dari laporan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC).

Sekretaris Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS,Alex Azar, mengatakan, pihaknya terus berupaya mempromosikan keamanan dan efektifitas vaksin di tengah-tengah tanda-tanda yang mengkhawatirkan bahwa ada lokasi yang kurang mendapatkan vaksin.

"Adanya 1.000 kasus penyakit yang dapat dicegah seperti campak adalah hal yang mengganggu mengingat betapa pentingnya pekerjaan itu bagi kesehatan masyarakat negara itu," kata Azar.

"Kami terus menerus mengingatkan bahwa vaksin adalah alat kesehatan masyarakat yang aman dan sangat efektif untuk mencegah penyakit ini dan mengakhiri wabah saat ini,” tambah Azar.

Catatan jumlah kasus tahun ini sebagian besar dipicu oleh kawasan wabah di New York dan Rockland County, di mana kasus terus berlanjut selama tujuh bulan terjadi di antara komunitas Yahudi ultra-Ortodoks yang biasanya tidak memvaksinasi anak-anak mereka.

Padahal, penyakit Campak sendiri secara resmi dihilangkan di AS pada tahun 2000, yang menjadi tonggak penting bahwa tidak ada lagi virus tersebut.



Sumber: Anadolu, VOA