Trump Akan Sambut Emir Qatar di Gedung Putih

Trump Akan Sambut Emir Qatar di Gedung Putih
Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani ( Foto: AFP / Dokumentasi )
Unggul Wirawan / WIR Sabtu, 8 Juni 2019 | 21:17 WIB

Washington, Beritasatu.com- Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani akan bertemu Presiden AS Donald Trump di Gedung Putih, Washington pada 9 Juli 2019. Pertemuan diadakan saat negara Teluk itu terus mengalami blokade ekonomi dua tahun yang dipaksakan oleh saingan Arabnya yang didukung AS.

Pada Jumat (7/6), Gedung Putih menyatakan pembicaraan tersebut akan menyoal politik regional, keamanan dan kontraterorisme. Pertemuan datang di tengah upaya AS untuk membangun tekanan pada kekuatan Teluk, Iran.

"Kunjungan itu akan dibangun di atas kemitraan lama antara Amerika Serikat dan Qatar dan semakin memperkuat hubungan ekonomi dan keamanan kami yang sudah substansial," kata Gedung Putih.

Washington telah berupaya untuk menjaga hubungan dengan Qatar, negara kaya minyak dan gas. Selama ini, Qatar telah mempertahankan hubungan baik dengan Teheran bahkan ketika negara-negara Teluk lainnya yang dipimpin oleh Arab Saudi telah bekerja sama dengan kampanye "tekanan maksimum" Trump terhadap Iran.

Selama dua tahun, Arab Saudi dan sekutunya yakni Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Mesir, telah melarang penerbangan Qatar dari bandara dan wilayah udara mereka. Koalisi Saudi melarang sebagian besar pengunjung Qatar, memutus hubungan perdagangan dan pengiriman, dan menutup perbatasan mereka.

Di sisi lain, Washington kurang antusias tentang embargo terhadap Qatar, yang menampung dua pangkalan militer AS dan menjadi markas besar depan Komando Sentral AS yang mengawasi operasi Pentagon di seluruh Timur Tengah.

Qatar juga dijadwalkan untuk mengambil bagian dalam konferensi Bahrain 25-26 Juni tentang inisiatif perdamaian Israel-Palestina pemerintahan Trump. Pertemuan bilateral akan menjadi yang pertama di antara para pemimpin sejak Trump menjamu Sheikh Tamim di Gedung Putih pada April tahun 2018.



Sumber: Suara Pembaruan