Setelah Tutup 4 Bulan, Venezuela Buka Perbatasan Kolombia

Setelah Tutup 4 Bulan, Venezuela Buka Perbatasan Kolombia
Warga Venezuela yang kelaparan mengungsi ke negara tetangga Kolombia setelah perbatasan dibuka kembali. ( Foto: AFP/Getty Images / GEORGE CASTELLANOS )
Unggul Wirawan / WIR Minggu, 9 Juni 2019 | 21:22 WIB

Caracas, Beritasatu.com- Venezuela membuka kembali perbatasan dengan Kolombia setelah ditutup selama empat bulan. Ribuan orang memasuki Kolombia untuk membeli makanan dan obat-obatan setelah Presiden Nicolas Maduro memerintahkan pembukaan kembali perbatasan.

Antrean panjang orang-orang Venezuela berdiri di dua jembatan internasional di dekat kota Cucuta pada Sabtu (8/6). Beberapa orang membawa anak-anak di pundak mereka sambil menunggu dokumen mereka diperiksa oleh para pejabat Kolombia.

Para penjaga perbatasan Venezuela yang mengenakan seragam hijau membantu mengendalikan kerumunan.

Pemerintah Venezuela telah memerintahkan perbatasan dengan Aruba, Bonaire, Curacao, Brasil dan Kolombia ditutup pada Februari. Saat itu, oposisi mencoba mengirimkan makanan dan pasokan medis ke negara itu.

Sebagian besar bantuan diberikan oleh Amerika Serikat, sekutu utama pemimpin oposisi Juan Guaido yang menyatakan dirinya sebagai presiden sementara Venezuela yang sah pada Januari. Namun Maduro menolak bantuan itu karena dinilai melanggar kedaulatan Venezuela dan melarangnya masuk.

Pada bulan Mei, pemerintah membuka kembali perbatasan dengan Aruba dan Brasil, tetapi Jembatan Internasional Simon Bolivar dan Jembatan Internasional Francisco de Paula Santander dengan Kolombia tetap ditutup.

"Kami adalah orang yang damai yang sangat membela kemerdekaan dan penentuan nasib sendiri kami," kata Maduro.



Sumber: Suara Pembaruan