6 Kota Ini Larang Penggunaan Kantong Plastik

6 Kota Ini Larang Penggunaan Kantong Plastik
Ilustrasi penggunaan kantong plastik ( Foto: Istimewa )
Winda Ayu Larasati / WIN Rabu, 3 Juli 2019 | 20:34 WIB

Maharashtra
Negara Bagian Mahashtra di India ini tidak hanya melarang penggunaan kantong plastik melainkan melarang produksinya. Larangan itu mencakup gelas, botol dan sedotan plastik. Pelanggannya pun diancam penalti senilai 25.000 Rupee atau sekitar Rp 5.000.000 atau hukuman penjara selama tiga bulan. Awal diberlakukannya larangan tersebut, McDonald's dan Starbucks di Mumbai, dikenakan denda.

Montreal
Sejak 5 Juni 2018 Pemerintah Kota mengambil langkah tegas untuk wilayah Montreal, Kanada yakni dikenakan denda bagi pelanggar sebesar 1.000 Dolar Kanada untuk individu dan 2.000 Dolar Kanada khusus toko.

Bogor
Tahun 2018 lalu, Bogor, Jawa Barat menerbitkan peraturan pengurangan penggunaan kantong plastik. Peraturan itu diberlakukan mulai 1 Desember 2018 dengan melarang kresek di pusat perbelanjaan modern, termasuk toko serba ada (toserba), swalayan dan mal. Untuk itu, Pemerintah Kota setempat berencana membagikan kantong belanja ramah lingkungan kepada warga. Aturan ini juga sudah diberlakukan di Banjarmasin dan Balikpapan.

Queensland
Anda tidak akan menerima kantong plastik lagi jika tengah berbelanja oleh-oleh di Woolworths, lantaran sejak 1 Juli 2018, seluruh toko di Queensland tidak memakai kresek. Aturan tersebut diterapkan di Western, Australia dan Victoria.

Malibu
Kota pesisir di California tersebut telah mengharamkan kantong plastik sejak 2017 lalu. Mulai 1 Juni 2018 kebijakan itu diperlebar dengan mencakup sedotan dan peralatan makan berbahan plastik. Keputusan yang memaksa banyak orang meminum long island atau soda langsung dari bibir gelas. Jika melanggar, denda akan dikenakan mulai dari 100-500 Dolar AS.

Taipei
Setelah mengetahui larangan kantong plastik di pusat perbelanjaan di Taipei, Cina kurang efektif, Pemkot Taipei memutuskan mengaplikasikan aturan itu ke level hulu. Mulai 1 Januari 2018. kantong plastik dilarang digunakan oleh perusahaan di tujuh segmen industri seperti roti, penatu, minuman, alat tulis elektronik, farmasi serta peralatan medis.

Tahap berikutnya, Pemkot akan melarang penggunaan sedotan dan gelas plastik di restoran dan kafe.

 



Sumber: DestinAsian