Terlibat Suap, Menaker AS Mundur

Terlibat Suap, Menaker AS Mundur
Alexander Acosta ( Foto: AFP / Dokumentasi )
Jeanny Aipassa / WIR Sabtu, 13 Juli 2019 | 16:06 WIB

Washington, Beritasatu.com- Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Amerika Serikat (AS), Alexander Acosta, mengumumkan pengunduran dirinya pada Jumat (12/7).

Acosta mundur karena diduga terlibat kasus suap kasus pebisnis Jerrey Epstein yang dituduh melakukan penghinaan seksual untuk puluhan gadis di bawah umur.

Pada 2008, Acosta menjadi pengacara yang membela pebisnis tersebut. Dia diduga secara diam-diam melakukan suap untuk meringankan hukuman kliennya itu.

Presiden Donald Trump berdiri mendampingi Acosta saat mengumuman pengunduran diri dan perpisahannya dengan Gedung Putih. Presiden menerangkan Acosta telah menjadi menteri tenaga kerja yang hebat.

“Saya benci melihat ini terjadi. Saya tidak meminta Acosta untuk meninggalkan kabinet," kata Trump.

Trump awalnya membela Acosta. Tetapi tekanan dari Parlemen AS membuat Trump mengatakan akan mengawasi penanganan kasus Acosta untuk Tekad bulat pada 2008 tersebut.

Acosta menerangkan pengunduran dirinya akan efektif dalam tujuh hari ke depan. Dia mengakui tidak berpikir bahwa langkahnya dalam penanganan Perkara Epstein telah mengganggu pekerjaannya sebagai menteri tenaga kerja. Acosta menyampaikan permintaan maaf karena tidak dapat meneruskan tugasnya untuk membawa peningkatan ekonomi dan membuka lapangan kerja di AS.

"Maksud saya di sini, hari ini, kita mempunyai ekonomi yang luar biasa dan fokus Penting ada penciptaan lapangan kerja,” ujar Acosta.

Para anggota parlemen dan kandidat Calon Presiden dari Partai Demokrat telah menuntut supaya Acosta mengundurkan diri terkait penanganan hukum atas kasus Epstein.

Menurut seorang hakim federal, tindakan Acosta telah menabrak hukum federal karena tidak memberi tahu korban bahwa pengaturan pembayaran ganti rugi tersebut dilakukan atas nama Epstein. Departemen Kehakiman AS juga telah menyelidiki kasus tersebut.



Sumber: Suara Pembaruan