Kunjungi Amerika Latin, Menlu Pompeo Bahas Isu Kontraterorisme Regional

Kunjungi Amerika Latin, Menlu Pompeo Bahas Isu Kontraterorisme Regional
Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo berbicara saat pertemuan puncak kebebasan beragama di Departemen Luar Negeri AS, Washington, AS, Selasa (16/7/2019). ( Foto: AFP / Brendan Smialowski )
Jeanny Aipassa / WIR Rabu, 17 Juli 2019 | 11:18 WIB

Washington, Beritasatu.com- Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (Menlu AS), Mike Pompeo, akan berkunjung ke lima negara Amerika Latin, pekan ini. Kunjungan tersebut akan difokuskan untuk membahas isu kontraterorisme reginal, krisis Venezuela, dan gelombang imigrasi.

Lima negara Amerika Latin yang akan dikunjungi Pompeo adalah Puerto Riko, Argentina, Ekuador, Meksiko dan Elsavador. Pompeo akan memulai kunjungannya pada Kamis (18/7) hingga Senin (22/7) dan kembali melalui Orlando, Florida, sebelum menuju Washington.

Dalam kunjungan ke Argentina, Pompeo akan berpartisipasi dalam konferensi kontraterorisme negara-negara Belahan Barat, yang bertepatan dengan peringatan 25 tahun pemboman Asociación Mutual Israelita Argentina (AMIA), sebuah pusat Yahudi di ibukota Argentina.

Seperti diketahui, serangan teroris 1994, yang paling mematikan di Argentina, menewaskan 85 orang dan melukai puluhan lainnya. Argentina menuduh pejabat senior Iran mendalangi serangan itu, melalui gerakan Hizbullah militan. Iran membantah tuduhan itu. Investigasi serangan teroris itu, telah menjadi salah satu masalah paling kontroversial di Argentina selama dua dekade terakhir.

Pejabat senior Departemen Luar Negeri (Deplu) menyatakan, konferensi tersebut kemungkinan akan menghasilkan komunike bersama.

AS mengharapkan pembentukan mekanisme regional yang mirip dengan Pusat Penargetan Pendanaan Teroris di Teluk Persia, yang memungkinkan negara-negara anggota untuk bersama-sama menunjuk individu dan entitas sebagai teroris.

Selama berada di Argentina, Pompeo dijadwalkan mengadakan pembicaraan bilateral dengan Presiden Argentina, Mauricio Macri, Menteri Luar Negeri Chili Teodoro Ribera, dan Menteri Luar Negeri Bahama Darren Henfield.

Disebutkan, kunjungan Pompeo ke lima negara Amerika Latin itu, dimaksudkan untuk menunjukkan kebijakan "multilateralisme sukarela” dan sikap fleksibel yang dipromosikan oleh pemerintah AS terkait sejumlah isu regional.



Sumber: Suara Pembaruan