Tentara Venezuela Gelar Operasi Antipenyelundupan di Perbatasan Kolombia

Tentara Venezuela Gelar Operasi Antipenyelundupan di Perbatasan Kolombia
Warga negara Venezuela memasuki wilayah Cucuta, Departemen Norte Santander, Kolombia dari San Antonio del Tachira, Venezuela di jembatan internasional Simon Bolivar pada 25 Juli 2017. ( Foto: AFP / Luis Acosta )
Unggul Wirawan / WIR Sabtu, 10 Agustus 2019 | 09:24 WIB

Caracas, Beritasatu.com- Venezuela telah mengerahkan sekitar 3.500 tentara dan polisi ke perbatasannya dengan Kolombia untuk memerangi penyelundupan bahan bakar dan narkoba.

Seperti dilaporkan AFP, Jumat (9/8), Kepala komando strategis operasional Venezuela, Laksamana Remigio Ceballos mengatakan Caracas telah memutuskan hubungan dengan Bogota pada Februari 2019.

Kolombia dianggap mendukung pemimpin oposisi Juan Guaido dalam perebutan kekuasaannya dengan Presiden Nicolas Maduro yang berujung pada jalan buntu.

Menurut Caballos, pengerahan tentara pada Kamis di negara bagian barat Tachira adalah bagian dari operasi yang dilakukan di seluruh negeri. Alhasil jembatan perbatasan Tienditas telah ditutup sejak Februari.

"Kami akan terus melakukan operasi untuk memerangi pengedar narkoba dan bahan bakar," kata Ceballos, seraya menambahkan bahwa 20 ton obat-obatan telah disita di seluruh negeri.

Setelah perbatasan ditutup, banyak warga Venezuela menyeberang ke Kolombia melalui jalur tersembunyi yang menghubungkan kedua negara. Para pengungsi berharap pada belas kasihan penyelundup dan kelompok bersenjata.



Sumber: Suara Pembaruan