Brasil Akui Tak Berdaya Atasi Kebakaran Amazon

Brasil Akui Tak Berdaya Atasi Kebakaran Amazon
Citra satelit NASA yang diperoleh pada 21 Agustus 2019, dari Moderating Resolution Imaging Spectroradiometer (MODIS) menunjukkan beberapa titik api yang membakar di negara bagian Amazonas, Brasil. ( Foto: AFP / NASA Earth Observatory )
Jeanny Aipassa / WIR Jumat, 23 Agustus 2019 | 21:35 WIB

Brasilia, Beritasatu.com-  Presiden Brasil, Jair Bolsonaro, mengakui tak berdaya mengatasi kebakaran hutan Amazon yang meningkat dan meluas pada tahun 2019.

Pernyataan itu, disampaikan Bolsonaro dalam jumpa pers di Brasilia, Kamis (22/1). Saat ditanya tentang upaya pemerintah untuk memadamkan kebakaran hutan Amazon, Bolsonaro mengatakan pemerintah tak memiliki daya baik sumber daya manusia maupun anggaran untuk itu.

Menurut dia, pemerintah tidak bisa begitu saja membuat Kementerian Dalam Negeri mengirim petugas untuk memadamkan api, tanpa didukung peralatan dan anggaran yang memadai.

Ketika disebutkan bahwa setidaknya dibutuhkan 40 petugas tanggap bencana untuk bergerak cepat memadamkan kebakaran Amazon, Bolsonaro menjawab dengan emlsi.

"Empat puluh orang untuk memadamkan api? Tidak ada sumber daya. Kekacauan ini telah tiba," kata Bolsonaro.

Menurut dia, selain disebabkan pembukaan lahan secara liar oleh petani, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) juga terlibat dalam kebakaran hutan Amazon.

Meskipun tidak memiliki bukti atas klaim tersebut, Bolsorano mengatakan, LSM lingkungan memulai kebakaran sebagai balas dendam atas tindakan pemerintah yang memangkas dana mereka.

"Apakah Anda ingin saya menyalahkan orang-orang India? Apakah Anda ingin saya menyalahkan orang-orang Mars? ... Semua orang adalah tersangka, tetapi tersangka terbesar adalah LSM," ujar Bolsonaro.



Sumber: Suara Pembaruan