Brasil Siap Kerahkan 44.000 Tentara Atasi Kebakaran Hutan Amazon

Brasil Siap Kerahkan 44.000 Tentara Atasi Kebakaran Hutan Amazon
Pemadam kebakaran militer Angkatan Nasional Brasil mengantre untuk naik pesawat ke Rondonia, Brasil utara, untuk membantu memerangi kebakaran di hutan hujan Amazon di Pangkalan Udara Militer di Brasilia, Sabtu (24/8/2019). ( Foto: AFP / Sérgio Lima )
Natasia Christy Wahyuni / WIR Senin, 26 Agustus 2019 | 19:32 WIB

Porto Velho, Beritasatu.com- Presiden Brazil Jair Bolsonaro, Minggu (25/8), telah memberikan wewenang untuk melakukan operasi militer di tujuh negara bagian dalam rangka memerangi kebakaan hebat di Amazon.

Pemerintah Brazil siap mengerahkan 44.000 tentara sebagai langkah pemadaman api yang telah menciptakan lapisan asap seluas 1,2 juta mil persegi (1,9 juta kilometer persegi) dan menghancurkan sebagian besar hutan asli tersebut.

Pesawat-pesawat perang Brazil mulai melakukan penyemprotan air, termasuk di lahan yang lebih luas dari lapangan bola, tapi kebakaran aktif masih terjadi wilayah-wilayah kecil dengan sejumlah pohon.

Satu rekaman video yang diperlihatkan Kementerian Pertahanan, Sabtu (24/8), memperlihatkan pesawat militer memompa ribuan liter air dari dua jet raksasa saat melewati awan asap di dekat kanopi hutan.

Misi militer pertama ke dalam Amazon akan dilakukan oleh 700 pasukan di sekitar ibu kota Rondonia, Porto Velho. Menteri Pertahanan Brazil Fernando Azevedo mengatakan militer akan menggunakan dua pesawat Hercules C-130 yang mampu menurunkan air sampai lebih dari 12.000 liter.

Pada Jumat (23/8), pesawat tempur Super Tanker B747-400 dari California, Amerika Serikat (AS) telah tiba di Brazil untuk memadamkan api. Pesawat itu bisa membawa hampir 20.000 galon retardan atau senyawa untuk menghentikan api.

Di kawasan Porto Velho terlihat kondisi berkabut dan jarak pandang rendah. Banyak kawasan terbakar yang sudah gundul, tampaknya karena orang-orang membuka lahan pertanian. Tampak juga kolom asap yang mengepul dari salah satu titik kebakaran. Kota Nova Santa Helena di negara bagian Mato Grosso juga terpukul parah.

Janji kampanye Bolsonaro mendukung pembersihan hutan untuk padang rumput dan pertanian kedelai, tampaknya benar-benar dijalankan.



Sumber: Suara Pembaruan