Serangan di Bar Meksiko, 28 Tewas

Serangan di Bar Meksiko, 28 Tewas
Para polisi bersiaga di depan bar Caballo Blanco (bar White Horse) pada Rabu (28/8/2019) sehari setelah setidaknya 26 orang tewas dan 11 orang lainnya luka-luka akibat pembakaran. ( Foto: AFP / Pedro PARDO )
Unggul Wirawan / WIR Kamis, 29 Agustus 2019 | 20:17 WIB

Coatzacoalcos, Beritasatu.com- Setidaknya 28 orang tewas dalam serangan pembakaran oleh tersangka anggota geng di satu bar di Coatzacoalcos, pelabuhan selatan Meksiko pada Selasa (27/8) malam. Menurut pihak berwenang, Rabu (28/8), peristiwa ini merupakan pukulan baru terhadap upaya pemerintah untuk meredam kekerasan.

Menyebut serangan itu menghebohkan, pada Rabu (28/8), Presiden Andres Manuel Lopez Obrador mengatakan kematian terjadi setelah tersangka gangster menutup pintu keluar darurat bar di Coatzacoalcos dan membakarnya.

Serangan itu adalah salah satu pembunuhan massal terburuk sejak veteran sayap kiri Lopez Obrador berkuasa Desember lalu. Obrador pernah berjanji untuk menenangkan Meksiko dengan memerangi korupsi dan ketidaksetaraan.

Sejauh ini, bagaimanapun, jumlah pembunuhan terus meningkat setelah mencapai tingkat rekor pada tahun 2018.

Kantor jaksa agung negara bagian Veracruz mengatakan sepuluh wanita dan 16 pria tewas di bar "Caballo Blanco", sedangkan 11 orang lainnya yang terluka dirawat di rumah sakit terdekat.

Sementara itu, gubernur negara bagian Veracruz Cuitlahuac Garcia menulis pesan di Twitter bahwa serangan itu adalah hasil dari perselisihan antara geng-geng lokal.

Veracruz, titik transit utama untuk obat-obatan yang bergerak ke utara menuju perbatasan AS, telah lama diguncang oleh perang wilayah antara kelompok-kelompok kejahatan terorganisasi.



Sumber: Suara Pembaruan