Slovenia Akan Repatriasi Warganya dari Venezuela

Slovenia Akan Repatriasi Warganya dari Venezuela
Warga berbaris untuk menyeberangi Jembatan Internasional Simon Bolivar, yang menjadi perbatasan antara Kota San Antonio del Tachira di Venezuela dengan Kota La Parada, Kolombia, pada Minggu (9/6/2019). ( Foto: AFP / Schneyder Mendoza )
Unggul Wirawan / WIR Sabtu, 31 Agustus 2019 | 11:26 WIB

Ljubljana, Beritasatu.com- Pemerintah Slovenia menyatakan pada Kamis (29/8), sepakat untuk memulangkan warganya yang tinggal di Venezuela, yang telah terjerumus ke dalam krisis politik dan ekonomi.

“Sebanyak 47 warga negara Slovenia dengan tempat tinggal permanen di Venezuela telah meminta untuk dipulangkan,” kata pemerintah Slovenia.

Proses repatriasi berarti bahwa negara membayar untuk perjalanan warga kembali dan memberi mereka penghasilan dasar dan tempat tinggal selama 18 bulan pertama mereka di Slovenia.

Menurut media lokal, sekitar 330 warga Slovenia tinggal di Venezuela.

Negara Venezuela menderita salah satu krisis ekonomi terburuk dalam sejarahnya dengan seperempat dari 30 juta penduduknya membutuhkan bantuan, menurut PBB.

Pemimpin oposisi Juan Guaido menyatakan dirinya bertindak sebagai presiden pada Januari. Dia menuntut pengunduran diri Presiden Nicolas Maduro.

Pemerintah Maduro menegaskan Amerika Serikat harus mencabut sanksi, menyalahkan Washington atas ekonomi Venezuela yang lumpuh.



Sumber: Suara Pembaruan