Bela Bolsonaro, Petarung MMA Brasil Ancam Pukul Macron

Bela Bolsonaro, Petarung MMA Brasil Ancam Pukul Macron
Petarung MMA Renzo Gracie (kiri) dan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ( Foto: RT / Dokumentasi )
Unggul Wirawan / WIR Rabu, 4 September 2019 | 09:20 WIB

Brasilia, Beritasatu.com- Perseteruan sengit antara Presiden Brasil Jair Bolsonaro dan Presiden Prancis Emmanuel Macron menjadi perhatian publik. Tak terkecuali duta besar pariwisata Brasil yang juga petarung MMA Renzo Gracie. Sambil mengejek, Gracie menyebut akan mencekik Macron seperti badut di atas ring.

Baru-baru ini, Bolsonaro mendapatkan cemoohan dari Presiden Prancis Emmanuel Macron karena mengejek istrinya, Brigitte di Facebook. Sebelumnya Macron juga menuduh Bolsonaro mengingkari komitmennya terhadap lingkungan, ketika para pemimpin G7 membahas kebakaran hutan di hutan hujan Amazon.

Komentar Bolsonaro, kata Macron, adalah "sangat kasar," dan "menyedihkan".

Meskipun polemik tampak berakhir, Bolsonaro masih jengkel dengan tawaran G7 untuk paket bantuan “kolonial” senilai US$ 22 juta untuk memerangi api. Setiap tahun, api membakar hutan Amazon dan sedang ditangani oleh otoritas Brasil.

Namun, Gracie membalikkan keadaan selama akhir pekan, dalam perseteruan diplomatik. Dia yakin akan membuat sampah para pejuang UFC atau petinju telanjang menyerah.

“Satu-satunya api yang terjadi adalah api di dalam hati Brasil dan hati presiden kita, kau badut. Kemarilah, saya piting leher Anda, leher ayam itu. Anda tidak membodohi saya,” kata Gracie menggumam dalam satu video Twitter yang ditujukan kepada Macron, yang diejeknya sebagai "mikron".

Setelah video itu diposting, reporter Brasil Adriano Wilkson menelepon Gracie. Jika diharapkan pernyataan yang lebih terukur dari duta besar pariwisata yang baru ditunjuk, orang akan kecewa.

“Tentu saja sekelompok orang akan takut, mereka akan berpikir saya menyebutnya ayam karena saya mempertanyakan kejantanannya. Tetapi saya telah melihat banyak pria gay yang lebih gagah daripada orang dungu ini,” ejek Gracie, sebelum mengungkit kembali polemik tentang Brigitte Macron.

“Saya akan bertanya pada Anda. Apakah dia jelek atau cantik? Maukah Anda berhubungan dengannya? ... Fakta bahwa ia tidur dengan naga tidak menjadikannya ahli api. Perempuan itu jelek, kawan,” katanya kasar.

Jika Gracie serius dan benar-benar mencekik Macron, pertarungan kemungkinan akan berakhir dalam hitungan detik. Keluarga Gracie memelopori pengembangan jiu-jitsu Brasil, dan Renzo memegang Coral Belt Tingkat 7 dalam olahraga ini, dan memiliki rekor seni bela diri campuran dengan catatan 14 menang dan tujuh kali kalah.

Mungkin Macron dapat meminta bantuan dari petarung Francophone Kanada Georges St-Pierre. Dia bisa membuat pertikaian diplomatik tersebut berakhir dan pertengkaran itu selesai untuk selamanya.



Sumber: Suara Pembaruan