Mekanik American Airlines Sabotase Pesawat

Mekanik American Airlines Sabotase Pesawat
American Airlines ( Foto: Istimewa )
Heru Andriyanto / HA Jumat, 6 September 2019 | 23:54 WIB

Beritasatu.com - Seorang mekanik American Airlines ditangkap dan dituduh melakukan sabotase pada sebuah pesawat yang akan lepas landas dari Miami International Airport menuju Kepulauan Bahama dengan mengangkut 150 orang.

Abdul-Majeed Marouf Ahmed Alani dikenakan tuduhan "dengan sengaja merusak, menghancurkan, mematikan, atau melumpuhkan sebuah pesawat, dan berusaha melakukan itu," menurut dakwaan pidana yang diajukan ke pengadilan federal, Kamis (5/9/2019) waktu setempat.

Alani diduga berusaha merusak atau mematikan sistem air data module (ADM) yang memasok data kecepatan pesawat dan data-data penting lainnya pada 17 Juli lalu.

Kamis kemarin, penyidik menginterogasi Alani dan dia disebutkan mengakui telah mngutak-atik ADM dan "memasukkan sepotong busa pada lubang ADM yang mengoneksi sambungan dan memakai lem super pada busa itu supaya tidak terlepas."

"Alani menyatakan dia tidak bermaksud mencelakakan pesawat atau para penumpangnya," menurut penyataan penyidik seperti tercantum dalam dakwaan tersebut.

Menurut dokumen pengadilan, Alani menyampaikan ke penyidik bahwa dia kesal karena terjadi sengketa kontrak kerja antara serikat pekerja dengan maskapai yang membuatnya mengalami kerugian finansial.

Alani diduga sengaja mengutak-atik sistem pesawat supaya dia mendapat kerja lembur.

Ketika pesawat masuk landasan dan pilot mulai menambah tenaga pada mesinnya, terjadi kerusakan pada sistem ADM sehingga lepas landas dibatalkan. Pesawat kembali ke area parkir tanpa ada yang cedera.

Para mekanik American Airlines segera menginspeksi pesawat dan mendapati sambungan tabung pitot (instrumen untuk melakukan pengukuran tekanan pada aliran fluida) yang terkoneksi langsung dengan ADM telah kendur.

"ADM itu kelihatannya sengaja dirusak dengan bahan styrofoam warna gelap," bunyi dokumen tersebut.

Aparat bisa mengidentifikasi Alani berkat video pengintai.

Pihak American Airlines menyatakan mereka sangat serius menanggapi insiden tersebut.

"Di American kami punya komitmen teguh atas keselamatan dan keamanan para pelanggan dan anggota tim kami, dan kami menangani masalah ini dengan sangat serius," bunyi pernyataan maskapai tersebut.

"Saat terjadinya insiden, pesawat itu langsung ditarik untuk menjalani pemeriksaan dan perawatan, dan setelah dilakukan inspeksi guna memastikan keamanannya, pesawat itu kembali dioperasikan. American segera melapor ke penegak hukum federal yang kemudian mengambil alih penyelidikan dengan kerja sama penuh dari kami."



Sumber: CNN