Trump Dampingi Modi Hadiri Diaspora India

Trump Dampingi Modi Hadiri Diaspora India
Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump (belakang), mendengarkan pidato Perdana Menteri India, Narendra Modi, dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Diaspora India-AS, di NRG Stadium, Houston, Texas, Minggu (22/9). ( Foto: AFP / Thomas B. Shea )
Jeanny Aipassa / JAI Senin, 23 September 2019 | 14:52 WIB

Houston, Beritasatu.com - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mendampingi Perdana Menteri (PM) India, Narendra Modi, dalam acara Diaspora India-AS bertajuk “Howdy, Modi!” di Stadion NRG, Houston, pada Minggu (22/9/2019).

Dalam acara yang dihadiri sekitar 50.000 warga AS keturunan India itu, Donald Trump dan Narendra Modi saling melempar pujian dan memberi dukungan untuk kebijakan pemerintahan mereka di masing-masing negara.

Donald Trump memuji kepemimpinan Narendra Modi, terutama kebijakannya terkait perbatasan dengan Pakistan, untuk mempertahankan kedaulatan dan keamanan India.

Seperti diketahui, India telah memutuskan untuk mencabut status otonomi khusus bagi Khasmir, yang menjadi wilayah yang dikuasai bersama dengan Pakistan, pada awal September 2019.

Donald Trump mengaitkan kebijakan Narendra Modi tersebut, dengan kebijakannya terkait pembatasan imigran dan peningkatan keamanan di perbatasan AS dengan Meksiko.

“Baik India dan AS sama-sama memahami bahwa untuk menjaga komunitas kita aman, kita harus melindungi perbatasan kita,” kata Donald Trump.

Donald Trump juga menyebut Kepemimpinan Narendra Modi membuat posisi India lebih kuat dari sebelumnya. Donald Trump menawarkan persahabatan dan kerja sama yang semakin kuat dengan antarkedua negara di bawah pemerintahan Narendra Modi.

“Hubungan AS-India semakin kuat dari sebelumnya. India tidak pernah memiliki temah yang lebih baik selama kepemimpinan presiden AS, selain Presiden Donald Trump,” ujar Donald Trump.

Pada kesempatan itu, Donald Trump juga memuji komunitas India-AS yang dinilainya membantu memperkuat negara adi kuasa itu karena kontribusi di bidang kedokteran, teknologi dan bisnis.

Narendra Modi membalas pujian Donald Trump dengan menyebutnya sebagai sosok yang hangat, ramah, energik, mudah berkomunikasi dan sangat cerdas.

Narendra Modi bahkan mengimbau diaspora India-AS untuk mendukung Donald Trump dalam pemilihan umum (pemilu) AS 2020. Sejumlah pengamat menilai, Donald Trump memanfaatkan Narendra Modi untuk menarik pemilih AS keturunan India dalam acara tersebut. Sikap bersahabat yang ditunjukkan Modi, dianggap akan mendatangkan keungtungan besar bagi Trump.

Sumber :[BBC/New York Times



Sumber: Suara Pembaruan