Modi Sebut Trump "Negosiator Top"

Modi Sebut Trump
Narendra Modi ( Foto: AFP / Dokumentasi )
Jeany Aipassa / JAI Senin, 23 September 2019 | 15:23 WIB

Houston, Beritasatu.com - Perdana Menteri (PM) India, Narendra Modi, menyebut Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, sebagai “negosiator top” yang memiliki “seni melobi” untuk mencapai tujuan dan mengutamakan kepentingan negaranya.

"Presiden Trump menyebut saya negosiator top, tapi dia sendiri hebat dalam seni kesepakatan dan saya belajar banyak darinya," kata Narendra Modi, dalam pidatonya, saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Diaspora India-AS, bertajuk “Howdy, Modi!”, di Stadion NRG, Houston, pada Minggu (22/9/2019).

Terkait dengan kepiawaian Donald Trump tersebut, Narendra Modi, menyakini sejumlah keputusan penting terkait isu global akan dapat dibuat dalam Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), pada Selasa (24/9/2019), karena keterlibatan Donald Trump.

"Saya yakin bahwa beberapa perkembangan positif akan keluar dari pertemuan pemimpin dunia di Sidang Majelis Umum PBB mendatang," ujar Narendra Modi.

Di atas panggung, Narendra Modi memperkenalkan Donald Trump sebagai "teman sejati" India. Narendra Modi bahkan memanggil Donald Trump dalam slogan kampanye khasnya, "Ab ki baar, Trump sarkar," yang artinya "Kali ini, pemerintah Trump".

Narendra Modi juga memuji kebijakan Trump karena ikut merayakan Diwali di Gedung Putih, Washington DC. Dia juga mengundang Trump dan keluarganya untuk datang ke India.

Pekan lalu, Donald Trump telah menerima kunjungan dua pemimpin negara, yakni PM Australia, Scott Morrison, dan PM Modi. Australia dan India merupakan sekutu AS di kawasan Asia-Pasifik.

Donald Trump memperlakukan Scott Morrison dan Narendra Modi dengan spesial. Selain menjamu mereka di Gedung Putih, Donald Trump juga mendampingi kedua pemimpin negara tersebut dalam kunjungan mereka ke AS.

Pada Minggu (22/9/2019), Donald Trump mendampingi Narendra Modi yang menghadiri KTT Diaspora India-AS,Di Houston, Texas. Sejumlah pengamat menilai, Donald Trump memanfaatkan Narendra Modi untuk menarik pemilih AS keturunan India, menjelang pemilihan umum (Pemilu) AS 2020.

Sikap bersahabat yang ditunjukkan Narendra Modi, dianggap akan mendatangkan keuntungan besar bagi Donald Trump yang kembali mencalonkan diri sebagai Presiden AS dari Partai Republik dalam Pemilu AS 2020.

Setelah mendampingi Narendra Modi, Donald Trump melanjutkan perjalanan ke Wapakoneta, Ohio, untuk mendampingi Scott Morisson melakukan tur ke pabrik pembuat kardus dari kertas daur ulang milik Australia.

Baik Narendra Modi maupun Scott Morrison melanjutkan kunjungan ke AS dengan menghadiri Sidang Majelis Umum PBB, yang akan berlangsung di Markas Besar PBB, di New York, pada Selasa (24/9/2019).

Sumber : BBC/New York Times

 



Sumber: Suara Pembaruan